Investasi atau Dana Darurat, Manakah yang Lebih Penting?

Investasi atau Dana Darurat, Manakah yang Lebih Penting?
Ilustrasi Investasi (Desygner)
Dea Farisa Wardani, FE Manajemen UNWAHAS Semarang

DALAM pengelolaan keuangan, setiap orang umumnya mempunyai perencanaan dalam menempatkan uang sesuai dengan kebutuhannya. Begitupun dengan mempersiapkan dana darurat untuk kebutuhan yang mendesak dan tidak terduga agar meminimalisir seseorang untuk berhutang. Di sisi lain sebagai generasi muda juga penting untuk berinvestasi agar bisa memenuhi kebutuhan di masa mendatang yang berpotensi terus tumbuh diatas laju inflasi. Dua kebutuhan diatas sama-sama penting untuk membangun kesejahteraan finansial. Diantara investasi dan mempersiapkan dana darurat manakah yang lebih penting untuk didahulukan? Berikut penjelasannya.

  1. INVESTASI

Investasi adalah kegiatan penanaman modal seseorang pada instrumen tertentu dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang. Dalam berinvestasi terdapat dua hal yang harus dipahami yaitu return (tingkat imbal balik hasil yang ditawarkan) dan risk (tingkat risiko). Setiap investor perlu mengenali profil risiko sebelum melakukan investasi sehingga nantinya dapat memilih instrumen investasi sesuai dengan kebutuhan. Beberapa jenis investasi bisa dilakukan diantaranya :

  • Tabungan / menabung
  • Deposito
  • Emas
  • Properti
  • Reksadana
  • Saham
  • Obligasi

Berinvestasi memiliki beberapa manfaat yang sangat berdampak untuk kelangsungan hidup pada masa mendatang. Berikut manfaat dari investasi :

  • Mempersiapkan Masa Depan

Dengan mengalokasikan dana untuk investasi dan memilih instrumen investasi dengan tepat, dapat membuat seseorang untuk mencapai masa depan yang cemerlang dan bisa mewujudkan impian di masa mendatang.

  • Meningkatkan Penghasilan

Berinvestasi dapat menambah nilai aset yang kita miliki saat ini. Dana yang di investasikan tentunya akan terus bertambah sehingga keuntungan dari investasi akan terkumpul dan dapat kita nikmati hasilnya di masa mendatang.

  • Melatih Kedisiplinan

Membiasakan diri dengan menyisihkan uang untuk berinvestasi secara rutin dan konsisten dapat menjadikan kita lebih disiplin, bertanggung jawab dan berhati-hati dalam mengelola keuangan.

  • Terhindar dari Inflasi

Inflasi merupakan suatu keadaan dimana harga barang dan jasa terus meningkat dari waktu ke waktu. Dengan berinvestasi aset kekayaan yang kita miliki dapat terlindungi dan nilainya tidak berkurang akibat terjadinya inflasi.

Tips Berinvestasi

  1. Tentukan tujuan investasi
  2. Tentukan besaran modal yang akan digunakan untuk investasi
  3. Tentukan jangka waktu investasi
  4. Pahami dan pelajari risiko dan jenis investasi agar tidak mengalami kerugian nantinya

 

  1. DANA DARURAT

Dana darurat adalah dana yang disimpan untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak dan tidak terduga. Seperti dana pengobatan saat sakit, kehilangan pekerjaan secara mendadak, atau dana cadangan saat ada yang tidak beres (saat terkena musibah). Menabung dana darurat sangatlah bermanfaat ketika sumber penghasilan utama sudah digunakan sesuai dengan kebutuhannya atau suatu keadaan yang sangat mendesak dan harus mengeluarkan banyak uang secara tiba-tiba. Oleh karena itu dana darurat harus dialokasikan pada rekening khusus agar tidak terpakai untuk kebutuhan yang tidak terlalu mendesak.

Manfaat Menabung Dana Darurat :

  • Terhindar dari Hutang

Menyimpan dana darurat dapat mencegah untuk meminjam uang dari teman, saudara, atau kerabat yang lainnya. Karena dengan menyimpan dana darurat kita dapat menggunakan dana tersebut pada saat kebutuhan tidak terduga muncul.

  • Sebagai Biaya Berobat

Meskipun memiliki asuransi kesehatan tidak menutup kemungkinan tagihan medis tidak tertutup oleh asuransi yang kita miliki. Kesehatan memiliki sifat yang tidak pasti. Musibah atau kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Pada situasi mendesak inilah kita bisa menggunakan dana darurat yang kita miliki untuk biaya pengobatan.

  • Sebagai Dana Cadangan Saat Kehilangan Pekerjaan

Berbagai penyebab kehilangan pekerjaan bisa saja terjadi. Seperti PHK atau resign bisa membuat pemasukan berhenti. Apalagi saat krisis ekonomi atau krisis global terjadi akan menjadi dampak negatif pada sumber penghasilan. Dengan memiliki dana darurat semua kebutuhan keluarga bisa terpenuhi dan sebagai pengaman untuk sementara waktu hingga mendapatkan pekerjaan kembali.

  • Sebagai Biaya Perbaikan

Aset pribadi seperti rumah, mobil handphone, dsb tidak bisa dipastikan kondisinya selalu baik-baik saja. Adakalanya aset pribadi tersebut mengalami kerusakan dan harus diperbaiki. Kondisi tersebut sangat membutuhkan biaya di luar perhitungan. Untuk itu sangatlah diperlukan menabung dana darurat untuk memenuhi kebutuhan.

Tips Menabung Dana Darurat :

  1. Ketahui Kondisi Keuangan

Kelola keuangan dengan mencatat pengeluaran. Hal ini bertujuan untuk mempermudah menghitung seberapa banyak dana yang harus kita sisihkan untuk menyimpan dana darurat.

  1. Siapkan Rekening Khusus Untuk Dana Darurat

Menyiapkan rekening khusus bertujuan agar uang yang dikelola menjadi lebih teratur sehingga dana darurat tidak teralihkan untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya.

  1. Mulai Secara Perlahan

Mengumpulkan dana darurat bisa dimulai sedikit demi sedikit namun rutin dilakukan. Misal mendapat pendapatan bulanan maka konsisten setiap bulan untuk menyisihkan sedikit pendapatan untuk menabung dana darurat.

  1. Hemat Pengeluaran

Menghemat pengeluaran dengan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kelola uang dengan sebaik mungkin dengan membentuk kebiasaan berbelanja secara bijak.

Berdasarkan penjelasan diatas dapat kita tentukan manakah yang lebih penting untuk kita dahulukan. Dana darurat bisa kita dahulukan karena kebutuhan mendesak dan tidak terduga bisa terjadi kapan saja. Setelah menyiapkan dana darurat kita juga perlu mempersiapkan dana investasi untuk kelangsungan masa depan yang cemerlang.

Penulis: Dea Farisa Wardani, FE Manajemen UNWAHAS Semarang

Disclaimer: Tulisan ini sepenuhnya menjadi penanggungjawab penulis, di luar kewenangan redaksi JoSS.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*