JoSS, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan perusahaan Tesla yang bergerak dalam bidang otomotif dan penyimpanan energi asal Amerika Serikat akan membangun pabrik di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
“Ya itu benar. Menurut informasi dari Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Tesla akan berinvestasi di Kawasan Industri Terpadu Batang,” kata Bupati Batang Wihaji di Batang, Jumat (20/5/2022).
Menurut dia, kehadiran investor produsen mobil listrik Tesla yang dipimpin oleh Elon Musk ini akan menjadi sinyal Kabupaten Batang akan menjadi luar biasa dikenal pengusaha luar negeri maupun dalam negeri.
Apalagi perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif dan penyimpanan energi ini, kata dia, akan melakukan investasi di KIT Batang dalam dua bentuk yaitu ekosistem baterai mobil dan mobil listriknya.
Bupati Wihaji mengatakan pada Juni 2022 mulai dibangun pabrik sepatu, pabrik mobil listrik, pabrik motor listrik, pabrik pipa, pabrik cat, dan pabrik lampu di Kawasan Industri Terpadu Batang.
“Sudah ada 14 perusahaan yang siap berinvestasi dan membangun pabriknya di kawasan industri tersebut,” katanya, dilansir dari Antara.
Politikus Partai Golkar ini mengatakan berdirinya KITB harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal dan mulai sekarang sudah mempersiapkan keterampilan sumber daya manusia.
“Warga jangan hanya sebagai penonton saja namun perlu kesiapan dengan hadirnya KIT Batang. Minimal harus lulusan SMA/SMK dan kalau bisa kuliah, bagi orang tua yang mempunyai anak ayo perhatikan pendidikannya karena KIT Batang akan membutuhkan banyak tenaga kerja,” katanya.
Diberitakan JoSS.co.id sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahdalia menyebut Tesla tertarik membangun pabrik mobil di Indonesia. Tak hanya itu, perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu juga akan berinvestasi di ekosistem baterai mobil di tanah air.
Dia menambahkan negosiasi dengan Tesla sudah mendekati tahap final. Produsen mobil listrik terbesar di dunia itu ia sebut-sebut mulai berinvestasi di Indonesia tahun ini.
“Kalau ditanya kapan masuknya, insyaallah 2022,” katanya saat membuka acara Road to G20: Investment Forum yang mengambil tema Mendorong Percepatan Investasi Berkelanjutan dan Inklusif di Hotel Alila, Solo Rabu (18/5/2022).
Meski demikian, dia enggan merinci lebih jauh terkait rencana investasi Tesla di Indonesia. Pasalnya, sampai saat ini belum ada perjanjian yang ditandatangani antara pihak Tesla dan Indonesia.
“Saya belum bisa mengumumkan bulannya. Nanti tunggulah, karena belum tanda tangan kesepakatan. Berapa investasinya juga masih dirahasiakan. Masih nunggu,” katanya.
Bahlil menambahkan, Tesla akan membangun pabrik di Kawasan Industri Terpadu Batang di Jawa Tengah. Lokasi tersebut memang sudah dilirik Tesla sejak 2020 lalu.
“Saya sudah merayu dan Pak Menko Marinves (Luhut Binsar Panjaitan). Sudah memberikan informasi bahwa sebagian akan dilakukan di Jawa Tengah yaitu di Batang,” katanya.
Ia berharap kehadiran pabrik mobil listrik Tesla membawa multiplier effect yang positif terhadap perekonomian di Jawa Tengah. Bahlil tak menyebutkan berapa tenaga kerja yang akan terserap dengan adanya pabrik tersebut.
Namun ia memastikan kehadiran pabrik Tesla di Kawasan Industri Terpadu Batang akan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Karena itu, Kawasan Industri Terpadu Batang harus merangkul SMK-SMK yang ada di berbagai daerah. (lna)

Leave a Reply