Arab Saudi Melarang Warga Negaranya Berkunjung ke 16 Negara Termasuk Indonesia

Arab Saudi Melarang warganya datang Indonesia
Ilustrasi Riyadh Ibu Kota Arab Saudi (Foto: UNSPLASH/ekrem osmanoglu)

JoSS, ARAB SAUDI – Pemerintah Arab Saudi melarang warga negaranya bepergian ke 16 negara untuk mencegah infeksi Covid-19, termasuk Indonesia. Larangan ini berdasarkan laporan kenaikan kasus Covid-19 di negara-negara tersebut.

Seperti dilansir The Hindustan Times Senin 23 Mei 2022, keenambelas negara tersebut selain Indonesia, yakni Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Demokratik Kongo, Libya, India, Vietnam, Armenia, Belarusia, dan Venezuela.

Kendati demikian, dari 16 negara tersebut hanya Republik Demokratik Kongo yang menunjukkan peningkatan kasus Covid-19.

Pemerintah Arab Saudi menyampaikan larangan tersebut berdasarkan laporan kenaikan kasus Covid-19 di negara-negara tadi. Sementara data Covid-19 menunjukkan penurunan kasus di seluruh negara tersebut. Kurva kasus Covid-19 melandai di negara-negara yang terlarang dikunjungi oleh warga negara Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi pada Sabtu (21/5/2022), mengumumkan 414 infeksi baru Covid-19, dengan angka mingguan mengalami peningkatan lima kali lipat dibandingkan dengan yang terlihat hingga Maret dan April. Termasuk di antara jumlah tersebut sekitar 81 kasus kritis dengan kematian terkait Covid-19.

Dalam penyataannya, Wakil Menteri Kesehatan Arab Saudi, Abdullah Asiri mengatakan hingga kini belum ada kasus cacar monyet di negara itu. “Kami akan berusaha mencegah, memantau, dan mengatasi apabila ditemukan infeksi penyakit tersebut,” ujarnya.

Lagipula, dia menambahkan, kasus infeksi cacar monyet antar-manusia sangat rendah dan terbatas, sehingga belum tentu menjadi wabah. “Bahkan di negara yang telah terdeteksi ada kasus cacar monyet, kasus pada manusia sangat rendah,” kata Abdullah Asiri.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan penyakit cacar monyet yang kian meluas. Hingga Sabtu, 21 Mei 2022, dilaporkan lebih dari 100 kasus di 12 negara. Rinciannya, sebanyak 92 kasus terkonfirmasi dan 28 kasus dugaan cacar monyet.

Penyakit tersebut juga terjadi di negara yang biasanya tidak memiliki kasus tersebut. Sejumlah negara dengan kasus cacar monyet antara lain Australia, Belgia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Kementerian Luar negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan Indonesia sudah menyampaikan hasil penangananan Covid-19 dalam negeri ke pihak Arab Saudi

“Indonesia sudah menyampaikan ke pihak Saudi bahwa penanganan Covid-19 di Indonesia, sudah berhasil menekan angka kasus positif,” kata Faizasyah, Senin (23/5/2022), sebagaimana dilansir dari Antara.

Berdasarkan data JHU CSSE Covid-19, per 22 Mei kasus baru positif Covid-19 di Indonesia hanya berjumlah 227 kasus. Sementara kasus mingguan menyentuh angka 259 kasus.

Faizasyah menambahkan, kondisi (wabah Covid-19) di tanah air sudah lebih baik dari banyak negara dunia pada umumnya. Faizasyah belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut bagaimana dampak larangan (Arab Saudi) tersebut. Begitu pun data warga Saudi dan wisatawan yang berkunjung ke RI per tahunnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*