Tol Tanggul Laut Semarang -Demak Akan Memiliki Rest Area Unik, Berada di Tengah Laut

Tol Tanggul Laut Semarang -Demak Akan Memiliki Rest Area Unik
Tol Semarang - Demak ( Foto: dok jatengprov.go.id)

JoSS, SEMARANG – Direktur Teknik PT PP Tol Semarang-Demak, Deddy Susanto mengungkapkan rencana pembangunan rest area yang menjadi bagian dari tol tanggul laut Semarang-Demak. Rencananya tempat peristirahatan ini akan menyajikan suasana yang unik berbeda karena berada di tengah laut.

Deddy mengatakan rest area tol yang berbatasan langsung dengan laut ini akan dibangun di atas lahan reklamasi seluas 8 hektare dan akan menjadi yang pertama di Indonesia.

“Nanti lokasi [rest area tengah laut] ada di Km 5,5 Tol Semarang-Demak, masuknya di Seksi I Kaligawe Semarang-Sayung Demak. Nanti dibangun di atas lahan seluas 8 hektare. Lahannya dari hasil reklamasi,” ujar Deddy, seperti dikutip dari solopos.com.

Deddy mengatakan saat ini pembangunan rest area tol di tengah laut itu belum dikerjakan. Meski demikian, pihaknya mengaku sudah menyiapkan desain untuk rest area tersebut.

Pembangunan rest area tol di tengah laut itu, lanjutnya akan dikerjakan bersamaan dengan pengerjaan konstruksi Tol Semarang-Demak Seksi I. Saat ini pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi I itu belum bisa dikerjakan menyusul terkendala pembebasan lahan.

Masalah pembebasan lahan itu muncul karena adanya lahan yang saat ini statusnya rusak karena terdampak abrasi. Meski demikian, pemilik lahan tetap minta uang ganti kerugian (UGK) karena lahan tersebut telah bersertifikat.

Kendati demikian, masalah pembebasan lahan itu telah dicarikan solusinya dengan rencana diterbitkannya peraturan presiden (perpres) mengenai dampak kemasyarakatan agar ganti rugi untuk pemilik lahan yang rusak itu tetap bisa diberikan.

“Target kami, pembangunan seksi I akan dimulai tahun ini. Semoga bulan Juli atau Agustus bisa jalan,” ungkapnya.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Tol Semarang-Demak memiliki panjang sekitar 26,7 km.

Tol ini akan dibagi dua seksi yakni Seksi I Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km dengan kebutuhan biaya mencapai Rp10,56 triliun. Sementara Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,31 km dengan kebutuhan biaya mencapai Rp4,3 triliun.

Dibangunnya Tol Semarang-Demak menjadi pendukung dalam peningkatan konektivitas di wilayah Jateng bagian utara. Selain itu, jalan tol ini juga menjadi penghubung kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata religi. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*