Meski Sering Tak Sepaham, Netizen Kutuk Keras Pelaku Pengeroyokan Ade Armando

Aktivis politik Ade Armando menjadi trending Twitter
Ade Armando pada saat mengikuti aksi

Aktivis politik Ade Armando menjadi trending Twitter usai menjadi korban pengeroyokan massa demo 11 April. Dosen di Universitas Indonesia itu babak belur dihajar massa saat hadir di lokasi demonstrasi menolak penundaan Pemilu 2024 di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (11/4).

Ade diketahui sejak lama menjadi bagian dari aktivis yang mendukung kepresidenan Jokowi dengan ragam komentar kontroversialnya.

Pada gelaran demo 11 April ini, dia mengaku hendak turun ke lapangan untuk menyatakan dukungannya terhadap aspirasi massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) itu.

Bukannya diapresiasi, dia menjadi bulan-bulanan massa. Insiden ini pun menuai ragam reaksi warganet hingga menjadi trending Twitter dengan 15.600 percakapan per Senin (11/4/2022) pukul 17.27 WIB.
Seorang warganet Andika Irawan mengakui tak sepakat dengan pernyataan-pernyataan Ade. Namun, itu tak menjadikannya setuju dengan tindakan anarkistis itu.

“Saya orang yg bener2 ga suka dgn tweet2 dan keberpihakan ade Armando yg selama ini memang seringkali memojokkan Islam,” kicau pemilik akun @andikairwn18 itu.

“Tapi, teman2, bukankah kita sedang berpuasa? Bukankah kejahatan harusnya dibalas dgn kebaikan? Saya tidak setuju dgn kejadian amuk massa seperti ini,” cetusnya.

Pemilik akun @Nyobaindulu juga menyebut, “Sekalipun berseberangan pandangan, pengeroyokan terhadap Ade Armando gak bisa dibenarkan.”

Akun @santy_novi_bwin, membalas kicauan Kapolri Listyo Sigit pada akun @ListyoSigitP, pun meminta pengusutan terhadap pelaku yang diduga bukan mahasiswa.

“Pak coba tuh ditelusuri para pengeroyok Ade Armando Ketahuan kalo mereka bukan mahasiswa, dah tuwir2 & tidak memakai almamater,” cetusnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengatakan bahwa enam anggotanya terluka saat berupaya menyelamatkan aktivis media sosial Ade Armando yang ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa di depan kompleks parlemen, Jakarta, Senin (11/4/2022).

Ade diketahui menjadi korban pengeroyokan oleh massa susupan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Fadil menyebut Ade terluka parah di bagian kepala hingga mengalami pendarahan.

“Saat anggota kami melakukan evakuasi, massa non mahasiswa bertambah beringas. Menyerang anggota sehingga enam anggota alami terluka,” kata Fadil kepada wartawan di Kompleks Parlemen usai aksi.

Fadil mengaku sudah mengantongi identitas para pelaku yang jumlahnya lebih dari satu orang tersebut. Pihaknya akan segera melakukan penegakan hukum dan mengumumkan identitas para pelaku, Selasa (12/4) besok.
“Besok mungkin kami akan melakukan upaya penegakan hukum. Mengumumkan identitas pelaku. Jika tak menyerahkan diri kami akan tangkap,” katanya.

Fadil menambahkan, kondisi Ade Armando saat ini memprihatinkan. Namun ia memastikan yang bersangkutan saat ini sudah ditangani tim dokter dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. (lna) JoSS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*