
JoSS, SEMARANG – Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan antrean kendaraan yang akan menuju ke wilayah Solo atau Jawa Timur mengular di Km 422 ruas tol dalam Kota Semarang sejak Jumat siang hingga sore.
Dia menambahkan antrean kendaraan ini akibat kontur jalan yang menanjak di sekitar Jatingaleh. Meski demikian, lanjutnya, laju kendaraan tetap lancar. “Antrean kendaraan mengular dari tanjakan Jatingaleh hingga ke arah pintu keluar Tol Krapyak,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.
Tiga lajur ruas tol yang akan menuju ke selatan atau Solo dan Jawa Timur dipadati kendaraan pemudik. “Tanjakan Km 422 dari arah Jakarta ke Jatingaleh merayap namun tetap mengalir,” kata Irwan Anwar.
Menurut dia, kondisi tersebut merupakan akibat dari penerapan sistem satu arah yang berakhir di Gerbang Tol Kalikangkung. “Selepas Kalikangkung beban tol memadat karena dari sebelumnya dua jalur menjadi satu jalur,” katanya, seperti dilansir dari Antara.
Adapun untuk kendaraan dari arah Solo maupun Jawa Timur yang akan menuju ke wilayah barat untuk sementara diarahkan keluar di pintu Tol Krapyak akibat pemberlakuan “one way” di Gerbang Tol Kalikangkung
Diberitakan sebelumnya, Pemberlakuan sistem satu arah di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang sejak Kamis (28/4/2022) sore diperpanjang hingga Jumat. Kendaraan yang akan keluar atau menuju ke Semarang relatif padat namun tidak sampai menyebabkan antrean panjang.
Arus kendaraan yang masuk ke ruas Tol Semarang-Solo dari Jakarta yang masuk melalui gerbang Banyumanik, Kota Semarang, pada Jumat, menunjukkan kepadatan.
“Untuk arus di gerbang Banyumanik padat, namun hingga siang masih relatif langsam,” kata Juru Bicara PT Trans Marga Jateng sebagai pengelola ruas tol Semarang-Solo Dian Saputra.
Hingga Kamis (28/4) malam, kata dia, terdapat kenaikan arus kendaraan hingga 184 persen dibanding hari biasa. “Untuk data hari ini baru akan direkapitulasi pada pukul 22.00 WIB nanti malam,” katanya.
Hingga tiga hari menjelang Lebaran, kata dia, belum ada pemberlakuan “contra flow” di ruas tol Semarang-Solo, meski sudah terjadi peningkatan arus kendaraan. “Belum ada, nanti sesuai arahan dari kepolisian,” katanya.
Sementara di dalam Kota Semarang, kepadatan terjadi di jalur pantura di sekitar pintu keluar tol Krapyak akibat dampak dari pemberlakuan sistem satu arah. Kendaraan yang akan masuk tol melalui pintu Krapyak diarahkan melalui dalam Kota Semarang.
Adapun di ruas tol dalam Kota Semarang kepadatan terjadi di sekitar tanjakan Jatingaleh. Antrean kendaraan terjadi akibat kontur jalan menanjak yang mengakibatkan kendaraan yang melintas melambat. (lna)

Leave a Reply