
JoSS, JAKARTA – Pihak PT Whitesky Aviation menyatakan Indonesia bakal miliki taksi terbang bernama Helicity dengan rute Cilegon-Bandara Soekarno Hatta. Taksi ini bisa mengantarkan penumpang ke 72 titik di sekitar Jabodetabek.
Taksi terbang ini memiliki dua layanan yang berbeda. Layanan VIP bisa mengangkut 4-8 penumpang. Sementara layanan lainnya memiliki harga terjangkau, yang dapat mengangkut 3-4 penumpang.
Melansir dari tvOne, PT Whitesky Aviation berharap taksi udara bisa beroperasi dengan menghadirkan puluhan unit di Bandara Soetta.
PT Whitesky Aviation pun kini tengah melakukan penjajakan dengan PT Krakatau Sarana Properti untuk melakukan percobaan taksi terbang, sebelum akhirnya diresmikan.
Untuk tarif taksinya, Helicity akan mengudara di rute Cilegon – Soetta dengan biaya kurang lebih Rp6 juta-Rp7 juta untuk tiga orang penumpang.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia juga ajan menghadirkan Volocopter, taksi terbang garapan Jerman, akan segera beroperasi pada 2024 mendatang. Taksi terbang ini nantinya memiliki rute Singapura-Indonesia dan Singapura-Malaysia.
Baca juga: Mobil Terbang Tak Hanya Khayalan, Kini Taksi Terbang EHang Segera Beroperasi di Indonesia
Melansir Autoevolution, perusahaan Volocopter akan mengoperasikan sebanyak 10 hingga 20 taksi terbang. Nantinya taksi terbang akan diberikan di wilayah dengan destinasi turis populer di Marina Bay, Sentosa dan sekitar Singapura.
Untuk Indonesia sendiri, Volocopter akan melayani rute Changi-Batam dengan waktu kurang dari 20 menit. Meski sudah mulai diperkenalkan ke publik, Volocopter masih harus mengurus sertifikat dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa.
Perusahaan start-up asal Jerman ini juga belum mau memberikan keterangan mengenai harga taksi terbang ini. Volocopter pun telah berhasil menjalin kerja sama dengan Seletar Aerospace Park yang sedang dibangun sebagai pusat kedirgantaraan Singapura.
Rencananya, teman tersebut akan memiliki beberapa fasilitas pendukung seperti terminal vertiport, fasilitas airside, untuk mendukung penelitian dan pengembangan. Chief Commercial Officer Volocopter Christian Bauer mengatakan, kesepakatan ini menandakan langkah nyata menuju peluncuran komersial di Singapura.
“Memiliki fasilitas manufaktur dan MRO di Singapura, ditambah dengan kolaborasi antara mitra industri, lembaga pemerintah, dan regulator, akan meningkatkan posisi Singapura sebagai hub penerbangan utama dan pemimpin industri di kawasan tersebut,” ujar Christian Bauer. (lna)

Leave a Reply