Rumah Sakit di Hong Kong Mulai Kewalahan, 20 Ribu Kamar Hotel Disiagakan Untuk Pasien Covid-19

Orang-orang berbaring di ranjang rumah sakit di luar Caritas Medical Center di Hong Kong pada 15 Februari 2022, saat kota itu menghadapi gelombang virus corona Covid-19 (Foto: gmanetwork.com)

JoSS, HONG KONG – Otoritas Hong Kong melaporkan jumlah kasus baru positif Covid-19 naik sampai 60 kali lipat pada bulan ini. Sejumlah rumah sakit mulai kewalahan oleh pasien yang berdatangan, termasuk pasien lansia.

Sementara itu, lebih dari 20 ribu kamar hotel di Hong Kong dialokasikan sebagai tempat karantina mandiri pasien Covid-19.

Dilansir dari Reuters, kekurangan kapasitas tempat tidur telah membuat pasien terpaksa di rawat di area luar rumah sakit di tengah cuaca musim dingin Hong Kong, yang kadang turun hujan.

Kondisi tersebut telah membuat otoritas Hong Kong meminta maaf. Hong Kong adalah wilayah yang berada di bawah kendali China. Presiden China Xi Jinping mengatakan misi utama Hong Kong adalah menstabilkan dan mengendalikan wabah virus corona.

Sekolah, tempat olahraga dan sebagian besar tempat umum di Hong Kong, ditutup. Banyak perusahaan yang memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah pada para karyawannya.

Tidak sedikit pula warga Hong Kong yang mulai lelah oleh ketatnya aturan Covid-19, yang diberlakukan demi melindungi warga dari pandemi virus corona. Padahal sebagian besar kota-kota di dunia memilih menyesuaikan diri untuk hidup bersama virus corona.

Pada Jumat (18/2/2022) Hong Kong melaporkan setidaknya ada 3.600 kasus baru positif Covid-19 di sana dengan 7.600 kasus positif virus corona sebelumnya. Pada Kamis, (17/2/2022), otoritas kesehatan Hong Kong melaporkan ada 6.116 kasus positif Covid-19. Dengan begitu, terhitung sejak Januari 2022 total ada lebih dari 16.600 kasus Covid-19 di Hong Kong. Tercatat pula ada 24 kematian baru akibat Covid-19.

Baca juga: Prancis Jadi Negara Pertama di Uni Eropa Yang Gunakan Paxlovid Sebagai Obat Covid-19

Sementara itu, sejumlah pengembang di Hong Kong memperlihatkan dukungan pada Pemerintah Hong Kong yang sedang terseok-seok menghadapi wabah Covid-19.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam pada Jumat (18/2/2022), mengatakan total ada 21 hotel yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mengubah kamar hotel mereka menjadi fasilitas karantina mandiri. Target awal, Pemerintah Hong Kong berharap bisa mendapatkan 7 ribu hingga 10 ribu kamar hotel untuk karantina mandiri, namun tawaran yang masuk lebih dari itu.

“Ada lebih dari 20 ribu kamar hotel di Hong Kong dialokasikan sebagai tempat karantina mandiri pasien Covid-19,” kata Lam.

Mobil keliling untuk tes virus corona sudah dikerahkan dari Cina ke Hong Kong pada Kamis kemarin sebagai bagian dari upaya untuk membantu Hong Kong melakukan lebih banyak tes virus corona pada warganya.

Miliarder asal Hong Kong Li Ka-shing, yang punya perusahaan pengembang CK Asset Holdings, mengatakan pihaknya bersedia menyediakan lebih dari 3 ribu kamar hotel dari total empat hotel miliknya.

Sedangkan Sun Hung Kai Properties siap memberikan seribu kamar hotelnya. Kedua pengembang itu juga akan memberlakukan sertifikat sudah suntik vaksin virus corona bagi pengunjung yang ingin masuk mal-mal milik mereka. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*