Kota Magelang dan Tegal Masuk PPKM Level 4, Ini Strategi Pemprov Jateng

Ilustrasi (Foto: infobdg.com)

JoSS, JAKARTA – Sebanyak empat daerah kota/kabupaten di wilayah Pulau Jawa-Bali berstatus PPKM level 4 mulai Selasa (22/2/2022) hingga 28 Februari 2022. Dua di antaranya ada di Jawa Tengah yakni Kota Magelang dan Kota Tegal.

Dikutip dari Instruksi Mendagri  Nomor 12 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, Level 2 Coronavirus Disease 2019 di Jawa Bali, pada Selasa (22/2/2022), keempat kota/kabupaten itu adalah: Kota Cirebon di Jawa Barat, Kota Madiun di Jawa Timur, Kota Magelang dan Kota Tegal di Jawa Tengah.

Dalam Inmendagri yang diteken Kepala Biro Hukum Kemendagri R Gani Muhammad pada Senin (21/2/2022), disebutkan bahwa penentuan level kota/kabupaten didasarkan pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan  pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 2 (dua) dan vaksinasi dosis 2 (dua) lanjut usia di atas 60 (enam puluh) tahun dari target vaksinasi dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Penurunan level Kabupaten/Kota dari level 3 (tiga) menjadi level 2 (dua), dengan capaian total vaksinasi dosis 2(dua) minimal sebesar 50 persen (lima puluh persen) dan capaian vaksinasi dosis 2 (dua) lanjut usia di atas 60 (enam puluh)tahun minimal sebesar 40 persen (empat puluh persen);
  2. Penurunan level Kabupaten/Kota dari level 2 (dua) menjadi level 1 (satu), dengan capaian total vaksinasi dosis 2 (dua) minimal sebesar 70 persen (tujuh puluh persen) dan capaian vaksinasi dosis 2 (dua) lanjut usia di atas 60 (enam puluh)tahun minimal sebesar 60 persen (enam puluh persen).

Terkait kenaikan level PPKM di di wilayah Jawa Tengah ini Gubernur Ganjar Pranowo telah menginstruksikan seluruh rumah sakit untuk menyiapkan fasilitas perawatan Covid-19. Selain itu, rumah sakit darurat juga diaktifkan kembali.

Baca juga: Perhatian! Solo Raya dan Semarang Raya Status PPKM Naik Level 3

“Terjadi peningkatan leveling ppkm yang ada di sini karena kalau kita melihat data dan pola pergerakannya sama, baru DKI yang turun yang lain masih naik. Saya kira jawa tengah juga akan naik pelan-pelan,” kata Ganjar, Selasa (22/2/2022).

Ganjar meminta masyarakat tidak perlu panik. Ganjar mengatakan, penggunaan masker menjadi protokol kesehatan yang wajib dipatuhi. Ganjar mengatakan, pemerintah terus mengevaluasi persiapan dalam menghadapi peningkatan kasus. Untuk itu, Jogo Tonggo harus aktif terutama mensosialisasikan protokol kesehatan.

“Kerumunannya dikurangi, bukan dilarang dikurangi aja. Dikurangi kegiatannya, ekonomi masih berjalan, ibadah juga berjalan tapi dibatasi,” kata Ganjar.

Ganjar memastikan tempat isolasi terpusat juga disiagakan. Rumah sakit-rumah sakit, kata Ganjar, juga telah mengaktifkan kembali bed isolasi. “Kemarin kita minta untuk cek satu persatu. Termasuk rumah sakit darurat, maka kemarin isoter-isoter itu kita juga siapkan dan rumah sakit darurat yang di donohudan kita on kan lagi,” ujarnya.

Ganjar menegaskan, situasi saat ini dirasa lebih siap karena rumah sakit sudah punya pengalaman ketika menangani lonjakan kasus Covid-19 varian Delta.

“Beberapa rumah sakit pengalaman menangani delta dulu banyak yang menambah isotank untuk oksigen sehingga cadangannya relatif akan lebih banyak,” ujarnya. Ganjar menegaskan, masker wajib dipakai ketika beraktivitas. Ganjar juga mengimbau agar warga menunda perjalanan yang sekiranya tidak perlu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*