
ADIDAS menyampaikan permintaan maaf secara resmi terkait unggahannya yang memicu kemarahan Netizen lantaran menyebut wayang kulit sebagai warisan budaya Malaysia. Pernyataan ini dimuat dalam instastory @adidassg.
Berikut pernyataan resmi Adidas Singapura:
“Terima kasih sudah menghubungi kami. Sementara wayang kulit adalah bagian penting dalam warisan budaya Malaysia, kami seharusnya menyoroti (bahwa Wayang Kulit) asli dari Indonesia dalam unggahan kami.
Kami sungguh meminta maaf karena ketidaksengajaan (untintentional offence) yang sudah terjadi, dan sekarang kami mengubah unggahan kami.
Ketika bekerja dengan artist untuk mengembangkan desain soal budaya yang menggambarkan Malaysia dan Asia Tenggara., kami benar-benar terinspirasi dari kekayaan budaya di negara-negara di Asia Tenggara.
Untuk menghindari kerancuan, baik brand atau artist tidak mengklaim karya seni dari Indonesia.
Kami berterima kasih sekali lagi atas support kepada brand dan kepada creators yang berkolaborasi untuk merayakan budaya unik sebagai identitas budaya.”
Baca juga: Rilis Produk Baru dan Sebut Wayang Kulit Budaya Malaysia, Adidas Tuai Kecaman
Kontroversi terjadi ketika dalam lamannya, Adidas merilis produk koleksi barunya yang bertema wayang kulit dan menyebutnya berasal dari Malaysia. Produk yang masuk dalam koleksi City Pack ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Adidas Singapura pada Rabu (10/11) lalu dan dirilis satu hari setelahnya.
Tak ayal, kecaman pun bermunculan di kolom komentar unggahan tersebut.
“Desainnya berbicara tentang penghormatan kepada Wayang Kulit, bagian penting dari identitas dan warisan budaya Malaysia dengan menggabungkan unsur-unsur Wayang Kulit dengan palet warna modern, dalam pendekatan “lama-bertemu-baru” pada DNA UltraBOOST,” lanjutnya.
Namun saat ini unggahan tersebut sudah diperbaharui. Sebagaimana dilansir dari laman UNESCO, pertunjukan wayang kulit memang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dari Pulau Jawa, Indonesia pada 2003.
Sebelumnya, unggahan Adidas tersebut memicu amarah netizen seraya menjelaskan bahwa Wayang Kulit merupakan warisan budaya asal Indonesia, bukan Malaysia.
Tak ayal, kecaman pun bermunculan di kolom komentar unggahan tersebut. Sebagian besar berasal dari netizen Indonesia yang tidak terima dengan pernyataan Adidas, yang dinilai tidak menghormati budaya Indonesia.
“Tidak lagi menaruh hormat pada Adidas,” tulis seorang Indonesia. “Wayang berasal dari Jawa, Indonesia. Bukan Malaysia,” tulis lainnya.
“Malaysia beranggapan, banyaknya perantau yang sudah menetap dan mempertunjukan wayang kulit di Malaysia menjadikan wayang kulit sebagai kebudayaan mereka. Klaim Malaysia pun terbantahkan sejak 27 November 2003, dimana Badan PBB UNESCO mengakui bahwa wayang kulit sebagai warisan budaya asli Indonesia,” tambah lainnya menjelaskan. (lna)

Leave a Reply