JoSS, SEMARANG – Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh, ST., meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas peretasan situs web Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang dijadikan situs judi online. Dia juga meminta Diskominfo untuk melacak sejauh mana dampak peretasan tersebut.
“Terkait teknologi informasi, sebenarnya penanganannya ada di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Diskominfo ini kata dia berperan mengolah semua informasi dari semua dinas dan menjaga situs. Diskominfo perlu melacak sejauh mana dampak peretasan itu. Ini kan sudah terjadi dimana mana,” kata Saleh, sebagaimana dilansir dari kuasakatacom, Senin (18/10/2021).
Ia menuturkan, Kepolisian baik Mabes Polri maupun Polda sudah bergerak melacak pelaku. Ia pun mendukung langkah cepat polisi yang bergerak mengusut kasus tersebut dan menyerahkan sepenuhnya ke kepolisian.
“Kami berharap kepolisian bisa menelusuri semuanya yang terkait. Kami yakin polisi bisa segera menangkap pelakunya,” jelasnya.
Ia pun mendorong Diskominfo agar bergerak mengantisipasi supaya kejadian itu tak terulang kembali di kemudian hari. Salah satunya yakni dengan pengecekan ulang semua web Dinas jajaran apakah sudah aman atau belum. Jika belum kuat atau belum aman, maka harus diperkuat sistemnya.
“Perlu dicek situs situs atau domain dinas dinas sudah sejauh mana keamanannya atau kemampuan sistem OPD menangkal peretas peretas,” tegas dia.
Sebagai Langkah keamanan, kata dia, perlu standarisasi dan back up sistem Web dari Kominfo. “Sehingga di kemudian hari terjadi seperti ini, bisa ada recovery data,” pungkas Saleh.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Jawa Tengah Riena Retnaningrum mengatakan sebenernya semua OPD jajaran Pemprov Jateng telah memiliki agen penanganan peretas. namun jika kasus terasa berat, OPD belum bisa menangani sendiri dan perlu bantuan Diskominfo. “Setiap dinas itu sudah punya agen reaksi cepat penanganan peretasan dan lainnya,” ungkap Rina.
Sementara itu, pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha memandang penting memperkuat keamanan siber pada situs milik pemerintah agar tidak sebagai tempat situs judi online, menyusul sejumlah website pemerintah yang menjadi korban deface web.
Baca juga: Marak Hoax, Kemenkes Tegaskan Data Pribadi Masyarakat di Aplikasi PeduliLindungi Dijamin Aman
Dilansir dari Antara, hingga Senin pukul 07.00 WIB situs milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah menjadi korban deface web (perusakan situs web) dengan alamat uniform resource locator (URL) https://dlhk.jatengprov.go.id/app.
Serangan terhadap situs web ini mengubah tampilan visual situs web atau halaman web, seperti pada situs milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah (dlhk.jatengprov.go.id) yang salah satu halamannya menampilkan situs judi online tersebut.
Menurut Pratama, tidak hanya situs DLHK Provinsi Jateng, tetapi sejumlah situs juga disusupi judi online, antara lain https://ntb.polri.go.id/loteng/2021/07/02/most-popular-slot-machine-strategies-with-win-at-online-gambling-houses-with-progressive-jackpots/.
Selain itu, ibkwu.polije.ac.id/the-best-live-casino-games-online; dindikbud.purbalinggakab.go.id/how-to-find-real-money-online-casino-gambling-websites; kab-sleman.kpu.go.id/pokies-casino; ambon.go.id/a-guide-to-choosing-an-online-casino-site-part-1; informasi.ftke.trisakti.ac.id/2021/07/15/online-casino-bonus-opportunities.
Berikutnya, dim.telkomuniversity.ac.id/playcasinoslot-enjoy-yourself-online-online-casino-slot; dinaspupr.bandaacehkota.go.id/page-73057; pgrijember.or.id/2021/08/11/free-casino-games-online; dan www.harapankeluarga.co.id/diamond-reels-online-casino-esports-casinoland-online.
Bahkan, kata dia, ada ratusan situs pemerintah yang telah disusupi oleh judi online yang dikarenakan kelemahan pada sistem web sehingga pelaku mudah sekali masuk, kemudian pasang iklan tersebut.
Pakar keamanan siber ini menjelaskan bahwa pelaku mudah sekali meretas situs pemerintah dan lembaga negara karena memang pengamanan masih lemah. Terkait dengan pengamanan ini belum menjadi budaya yang mengakar.
“Selama ini situs pemerintah menjadi korban deface web, kini mulai menjadi tren diretas untuk dijadikan situs judi online,” kata Pratama yang juga dosen pascasarjana pada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Setelah situs itu diretas, kata Pratama, dibuatlah satu URL pada domain yang diretas oleh pelaku yang susah untuk dilacak dan tidak mudah diketahui oleh pemilik sistem tersebut.
Ia mengutarakan bahwa peretas memanfaatkan situs pemerintah karena bisa menaikkan rating iklan judi online. Hal ini mengingat masyarakat umum sering membukanya untuk mencari suatu informasi atau pelayanan publik.
“Akar permasalahannya memang karena masih banyaknya kerentanan di website pemerintah. Walaupun di beberapa pemerintahan daerah sudah ada computer security incident response team (CSIRT), kadang mereka merespons ketika insidennya kelihatan dan ketahuan,” katanya. (lna)

Leave a Reply