
JoSS, SLEMAN – Robot Maestro_Evo bikinan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bakal mewakili Indonesia di pada ajang Internasional ABU Robocon 2021 di Jimo, China, pada Desember mendatang.
Kepastian itu setelah Robot Maestro Evo UNY meraih juara 2 dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) Wilayah II dan Nasional Tahun 2021 pada kategori Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) secara daring, di UGM (26–30/9/2021).
Bersama juara pertama KRAI dari tim ITS Surabaya pada Desember 2021, Robot Maeastro Evo UNY bakal melaju ke kancah internasisonal. Seperti diketahui, Asia Pacific Broadcasting Union (ABU) Robocon merupakan kompetisi robot internasional tahunan yang diikuti oleh mahasiswa dari negara Asia Pasifik.
Sedangkan KRAI merupakan salah satu divisi yang ada pada Kontes Robot Indonesia (KRI). Dahulu Robocon ini bernama NHK Robocon dan sejak 2002 NHK Robocon diubah menjadi ABU Robocon yang disponsori oleh ABU sebagai organisasi penyiaran program televisi yang memiliki lebih dari seratus anggota stasiun televisi dari berbagai negara di dunia.
Dalam hal ini, Indonesia diwakili oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai anggota. TVRI bekerja sama dengan Pusat Prestasi Nasional untuk memfasilitasi keikutsertaaan Tim Robot dari Indonesia agar dapat bertanding dalam kontes Internasional ABU Robocon ini.
Baca juga: Mahasiswa UNY Rancang Alat Keselamatan Pekerja Konstruksi Berbasis Peta Indoor
Tim Maestro_Evo terdiri dari Ketua Rizki Bagus Syahdewa, Flovelia Apridias Pradinda (Manager), Naufan Alifiandi (Operator Robot AR), Muhammad Rizqi Athoriq (Operator Robot TR), Bondan Raharjo (Programer), Muhammad Rizqi (Elektronik), Muhammad Ihsan Safi’I (Elektronik) serta Azhar Abdul Fattah, Ahmad Rizal Rifani, G. Yudha Fatria Egiansyah dan Sutan Muharramsyah sebagai Mekanik. Pembimbing tim adalah Herlambang Sigit Pramono dan Muhammad Luthfi Hakim.
Ketua Tim Maestro_Evo Rizki Bagus Syahdewa mengatakan robot Maestro_Evo terdiri dari 2 Robot yaitu Robot Arrow Robot (AR) dan Throwing Robot (TR). Robot AR sebagai pengambil panah dan dapat masuk ke throwing area untuk mengambil panah yang jatuh dan juga dapat sebagai penembak panah ke tong. Sedangkan Robot TR hanya sebagai penembak panah ke tong.
“Strategi dan keunggulan yang tim kita gunakan yaitu menggunakan 2 robot sehingga bisa memberikan poin maksimal saat pertandingan,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/10/2021)
Masa pandemi seperti ini membuat persiapan lomba sedikit terhalang karena ada beberapa anggota yang terpapar Covid-19, namun melihat semangat para anggota yang membara hingga pada akhirnya kami mendapatkan juara.
Dosen pembibing Tim Mestro_Evo UNY, Muhammad Luthfi Hakim mengaku bangga atas perstasi tersebut. Apalagi akan mewakili Indonesia dalam ajang ABU Roboccon di China.
“Merupakan kebanggaan bagi UNY khususnya karena tim Maestro_Evo dapat mewakili Indonesia berlaga pada sebuah kompetisi internasional, kami mohon doa semoga dapat memberikan yang terbaik,” harapnya. (lna)

Leave a Reply