[widget id="text-5"]

Yakin Covid-19 Terkendali, Indonesia Optimistis Even Internasional G20 Berjalan Lancar

Ketua Tim Pakar Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito (Foto: covid.go.id)

JoSS, JAKARTA – Ketua Tim Pakar Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito optimistis pertemuan kelompok 20 ekonomi utama (G20) pada 1 Desember 2021-November 2022 dapat berjalan lancar. Hal ini menyusul makin terkendalinya penanganan infeksi virus corona di Indonesia.

“Kami dapat memastikan event ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Ia mengatakan, agar agenda itu berjalan lancar pemerintah akan terus berupaya untuk menjaga kasus COVID-19 di Indonesia tetap terkendali.

“Indonesia akan menjadi tuan rumah acara prestisius ini, Indonesia bertanggung pada jawab acara ini dan pemerintah berupaya menjaga kasus tetap stabil,” katanya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo  atau Jokowi akan menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Perdana Menteri Italia saat penutupan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Roma, Italia, akhir Oktober 2021.

Setelah itu, Indonesia akan resmi menjadi Presidensi G20 pada 1 Desember 2021 hingga November 2022 dengan tema Recover Together, Recover Stronger atau pulih bersama dan pulih lebih kuat.

Presidensi G20 selama 2021-2022 ini merupakan kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah G20, sejak perkumpulan yang berkontribusi pada 85 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia itu didirikan pada 1999.

Baca juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021

Oleh karena itu, Wiku mengatakan, pemerintah Indonesia berfokus untuk mencapai tingkat kematian kurang dari dua persen, kasus aktif kurang dari  100.000 kasus, dan positivity rate kurang dari lima persen.

“Pemerintah akan terus melakukan upaya semaksimal mungkin,” ucapnya, seperti dilansir dari Antara.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia tidak masuk dalam 10 negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di dunia, meskipun jumlah penduduk Indonesia merupakan keempat terbanyak di antara negara-negara dunia.

“Alhamdulillah, kasus COVID-19 terus menunjukkan tren penurunan. Kita sangat optimistis, tetapi kita tetap harus selalu waspada. Sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia tidak masuk dalam 10 besar jumlah kasus tertinggi di dunia,” kata Presiden.

Sementara itu, penambahan kasus baru infeksi virus corona di Tanah Air sebanyak  3.145 kasus dalam 24 jam terakhir. Penambahan kasus baru itu tersebar di 34 provinsi. Berdasarkan data itu, hingga Kamis (16/9/2021), total kasus Covid-19 di Indonesia berjumlah 4.181.309.

Data Satgas Penanganan Covid-19, penambahan tertinggi ada di Jawa Barat sebanyak 346 kasus, disusul Jawa Timur dengan 335 kasus, dan Jawa Tengah dengan 293 kasus. Sementara itu, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 14.633 orang, sehingga jumlahnya menjadi 3.968.152 orang.

Kemudian, ada penambahan 237 kasus kematian akibat Covid-19. Dengan demikian, pasien Covid-19 meninggal dunia jadi 139.919 orang. Hingga hari ini, pemerintah telah memeriksa 35.536.402 spesimen Covid-19 dari 23.593.249 orang.

Kasus Covid-19 telah menyebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi sejak awal pandemi tercatat masuk ke Tanah Air pada Maret 2020 lalu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]