Ronda Online: 10.600 CCTV Milik Pemkot Semarang Telah Terpasang Hingga Tingkat RT/RW

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau ATCS (Foto: semarangkota.go.id)

JoSS, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memiliki 10.600 CCTV yang dipasang hingga wilayah RT sebagai “mata” yang akan mengawasi selama 24 jam dan dapat diakses secara daring. Targetnya, lebih 20.000 CCTV sudah terpasang di berbagai titik pada 2022 nanti.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan dengan terpasangnya CCTV tersebut dirinya dapat melakukan Ronda Online melalui sistem Semarang Smart City yang digagasnya sejak tahun 2013.

Dalam sebuah video yang diunggah pada akun media sosial miliknya @HendrarPrihadi, dia menunjukkan bagaimana masyarakat di Kota Semarang dapat memantau kondisi lingkungan sekitar hingga ke tingkat RT melalui sebuah sistem daring CCTV yang terintegrasi.

Hendi sendiri menyebutkan masyarakat dapat memantau CCTV hingga ke tingkat RT di Kota Semarang saat ini, hasil dari upaya Pemerintah Kota Semarang dalam mengintegrasikan CCTV di seluruh kota, untuk meningkatkan keamanan di ibu kota provinsi Jawa Tengah.

“Kami memiliki portal yang bisa diakses oleh publik, yaitu di tiliksemar [dot] semarangkota [dot] go [dot] id. Memang masih belum semua terintegrasi, tetapi kami terus berproses untuk dapat meningkatkan keamanan di Kota Semarang,” terang Hendi.

Dia menuturkan meski belum seluruhnya terintegrasi, namun ia memastikan proses akan terus berjalan sebagai upaya meningkatkan keamanan Ibu Kota Jawa Tengah ini.

“Untuk kuantitas CCTV nya sendiri juga masih harus ditambah supaya bisa mencakup pantauan ke semua wilayah, tapi dengan konsep yang sudah berjalan dan berhasil diaplikasikan ini, Insya Allah ke depan tinggal menyempurnakan saja,” imbuhnya.

Baca juga: Jika Mendadak Mendapatkan Surat Tilang, Ini Yang Harus Anda lakukan

Hendi menambahkan fokus dalam penyempurnaan pemantauan Kota Semarang tersebut juga dititik beratkan pada kemampuan sistem untuk dapat melakukan analisa secara otomatis.

Lebih lanjut Hendi menuturkan nantinya tidak hanya menampilkan gambar, namun juga mampu mendeteksi dan menganalisa, sehingga dapat memudahkan pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Jadi bukan hanya menampilkan gambar pantauan, tapi dikembangkan dalam kemampuan deteksi, agar mempermudah stakeholder dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di Kota Semarang,” tekannya.

Pemerintah Kota Semarang sendiri menargetkan lebih 20 ribu CCTV sudah terpasang di berbagai titik pada 2022 nanti. Selain itu, kamera-kamera pengawas itu ditargetkan sudah terintegrasi dan dapat diakses secara langsung pada saat itu juga.

Sementara itu secara detail, Kepada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Semarang, Bambang Pramusinto menyebutkan saat ini telah ada 10.600 CCTV yang terpasan. Namun dirinya tak menampik belum semua CCTV tersebut terhubung dalam jaringan, terutama untuk CCTV di wilayah RT.

“Ada sebagian kecil yang masih proses membangun jaringan khususnya di wilayah RT, ini yang tengah kami upayakan agar target 10.600 CCTV semua terhubung,” ungkap Bambang Pramusinto.

Di sisi lain, Bambang juga menyebutkan bahwa jumlah CCTV yang terpasang di Kota Semarang pada tahun depan juga akan bertambah, sesuai arahan Hendi kepadanya. “Tahun depan Pak wali juga masih akan menambah jumlah CCTV untuk tiap RT, sehingga akan ada lebih dari 20 ribu CCTV realtime yang dapat dipantau,” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*