
JoSS, JAKARTA – Olahraga elektronik alias esport resmi menjadi cabang olah raga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Ada empat game yang akan dipertandingkan. Empat game tersebut adalah Free Fire, eFootball PES 2021, Mobile Legends, dan Lokapala.
Ketua Pelaksana Eksibisi Esports PON XX Papua 2021, Gloria Famiela, mengatakan dalam agenda olahraga tersebut akan ada empat game esport yang akan digelar.
Setiap atlet nantinya akan bersaing di game yang memiliki tema Battle Royale, Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), dan Sepak bola daring.
“Total akan ada empat game yang akan dipertandingkan, di antaranya Free Fire, eFootball PES 2021, Mobile Legends dan Lokapala,” ujarnya dalam konferensi virtual, Jumat (20/8/2021), seperti dikutip Bisnis.com.
Dia menjelaskan mulai 18 Agustus 2021 atlet sudah dapat melakukan pendaftaran untuk tiga game yaitu Free Fire, eFootball PES 2021, dan Mobile Legends. Sedangkan untuk game lokal Lokapala, panitia tengah dalam tahap pembahasan teknis dengan pihak pengembang, yaitu Anantarupa.
Gloria menjelaskan pertandingan esport PON Papua 2021 akan dibagi menjadi tiga babak. Pertama, dimulai dengan babak kualifikasi yang akan mencakup 34 provinsi dengan 514 kota/kabupaten.
Untuk kualifikasi akan dilakukan melalui tiga cabang game terlebih dahulu, yaitu Free Fire, eFootball PES 2021, dan Mobile Legends. Esport pada PON Papua 2021 akan berlangsung dari 26 Agustus-5 September 2021 sampai panitia mendapatkan satu tim terbaik dari setiap provinsi.
Baca juga: Rejeki Nomplok! Wong Solo Group Ditunjuk Jadi Penyedia 5 Juta Paket Makanan di PON 2021 di Papua
Setelah itu, akan ada pra-PON di fase kedua untuk mempertemukan atlet dari 34 provinsi. Semua tahap perlombaan dilakukan secara daring.
Seleksi fase kedua untuk mendapatkan 11 provinsi terbaik game Free Fire, lima provinsi terbaik game Mobile Legends, dan eFootball pes. “[Pertandingan] Ini berlangsung dari tanggal 7-14 September,” kata dia.
Gloria melanjutkan seluruh tim yang lolos akan diterbangkan ke Papua dan bergabung dengan tim tuan rumah. Para atlet nantinya bertanding di event utama yang mengusung tema Eksibisi Esports PON XX Papua 2021. Event utama bakal digelar pada 22-26 September 2021.
Menanggapi hal itu, Pengurus Besar Esport Indonesia atau PB ESI Solo, Prima Prasetyo menilai masuknya Esport sebagai ajang eksibisi PON 2021 di Papua sebagai sinyal positif.
Dia mengatakan PB ESI daerah bertugas menyeleksi para atlet untuk maju seleksi ke tingkat provinsi sebelum mewakili provinsi di ajang PON.
Pada eksibisi PON kali ini, PB ESI mengirim dua tim asal Solo untuk mengikuti babak penyisihan. Hasilnya, perwakilan Solo harus kalah di putaran final dan gagal melaju mewakili Provinisi Jawa Tengah di eksibisi Esport PON Papua 2021.
“Ada Mobile Legend dan Free Fire yang kami terjunkan. Ini sinyal positif, kami jadikan persiapan Porprov tahun depan, kalau ada Porprov,” papar Prima.
Ia menyebut jumlah atlet profesional Esport Solo cenderung sedikit dibandingkan pemain Esport yang sekadar fun. Para pemain Esport fun bisa diarahkan ke pemain profesional melalui turnamen Esport.
Sayangnya, saat ini turnamen terkendala pandemi Covid-19. Kejuaraan Esport tidak memungkinkan jika digelar online. Sistem itu dikhawatirkan dimanfaatkan oknum-oknum joki gim. (lna)

Leave a Reply