Seluruh Polres di Jateng Gelar Vaksinasi Masal Mulai 5 Agustus, Begini Ndaftarnya

Foto: tribratanews.jateng.polri.go.id

JoSS, SEMARANG — Vaksinasi Covid-19 massal akan digelar di seluruh polres di Jateng melalui program Vasinasi Merdeka Candi mulai Kamis (5/8/2021) besok. Seluruh masyarakat yang belum divaksin bisa mengikutinya.

Namun, untuk menghindari kerumunan, masyarakat diminta mendaftar lewat bhabinkamtibas atau polsek setempat.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menargetkan distribusi 4.000 dosis vaksin per hari dalam vaksinasi massal ini. “Vaksinasi Merdeka Candi ini merupakan strategi vaksinasi yang akan dilaksanakan untuk merayakan Hari Kemerdekaan kita 17 Agustus,” kata Kapolda dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8/2021).

Ia berharap dengan vaksinasi tersebut bisa membantu percepatan tercapainya herd immunity. Ia meminta masyarakat untuk patuh menjalankan protokol kesehatan (prokes) meski telah divaksin.

“Patuh untuk memakai masker, ayo cegah laju pertumbuhan Covid-19. Alhamdulillah dalam beberapa hari ini terjadi penurunan, syaratnya laksanakan prokes dan vaksinasi,” tandas Kapolda.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, menambahkan dari pengalaman sebelumnya, terjadi penumpukan saat proses pendaftaran. Untuk mengantisipasinya, kali ini masyarakat bisa mendaftar ke babinkamtibmas atau Polsek terdekat. Nantinya Polsek yang akan memberi tahu jadwal vaksinasinya.

“Pendaftaran melalui babinkamtibmas atau melalui Polsek di tempat masing-masing dengan menunjukkan KTP. Nanti dibagi kupon sif jam pelaksanaannya agar tidak terjadi penumpukan,” jelas Iqbal.

Target dari vaksinasi tersebut adalah 1.348.000 vaksin dengan masing-masing polres minimal 4.000 vaksin per hari. Pembukaan akan dilakukan oleh Kapolri dan Panglima TNI di Semarang dan diikuti seluruh Polres lewat daring.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertekad mempercepat vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Karenanya, pemprov mengajukan tambahan 2,4 juta dosis vaksin per minggu kepada pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengatakan, Jawa Tengah  setiap minggunya memerlukan 2,4 juta dosis vaksin. Jumlah itu telah diajukan ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar sampai akhir Desember 2021 seluruh warga sudah tervaksin.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil Dimulai, Begini Syaratnya

“Ini baru kita ajukan. Moga-moga nanti terpenuhi. Makanya perlu percepatan vaksin,” kata Yulianto belum lama ini.

Dia menerangkan, warga provinsi ini yang telah menjalani vaksin sekitar 6 juta orang. Rinciannya, 4,5 juta orang baru menjalani vaksin pertama. Selanjutnya, sekitar 2 juta orang telah sampai pada vaksin kedua. Sementara, jumlah sasaran vaksin 28 juta orang.

Adapun untuk melakukan percepatan, Yulianto menambahkan, perlu ada penambahan gerai vaksin, atau sentra sentra vaksin. Sejauh ini, di sejumlah daerah sentra vaksin sudah ditambah, terbanyak Kota Semarang. Total di Jawa Tengah telah berdiri 35 gerai.

“Tapi yang 12 ada di kota ini (Kota Semarang), di Kendal, Kota Tegal, Kabupaen Semarang. Yang lain-lain (kota lain), perlu ada penambahan gerai. Itu supaya percepatannya lebih bagus,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, vaksinasi akan dilakukan percepatan. Di antaranya dengan menyiapkan desain percepatan agar naik 300 persen. Namun, saat ini Jateng baru mendapatkan alokasi seperlima dari target vaksin.

“Barusan saya ditelepon Pak Luhut (Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan) untuk menyiapkan itu. Kita akan dorong untuk meminta alokasi yang lebih banyak. Setidaknya seminggu 2 jutanan (dosis vaksin),” katanya.

Jika Jateng bisa mendapatkan alokasi seminggu lebih dari 2 juta dosis vaksin, Ganjar optimistis akan bisa mencapai target yang lebih cepat untuk vaksinasi. “Ini pencapaian herd immunity di akhir tahun sampai 70 persen, Insyaallah bisa tercapai,” ungkap Ganjar.

Di Jateng, lanjut dia, sudah ada tiga kota yang vaksinasinya sudah mencapai target. Yaitu, Kota Surakarta, Salatiga, dan Magelang. Tapi di kota lainnya masih harus mengejar, khususnya di daerah dengan penduduk banyak seperti Kabupaten Banyumas, Brebes, Grobogan, dan Cilacap. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*