PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob Tak Ikuti Upacara Pelantikan Kabinet, Ada Apa?

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob (Foto: thestar.com.my)

JoSS, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob tidak dapat mengikuti upacara pelantikan kabinet baru pada Senin (30/8/2021). Hal itu disebabkan, PM yang baru saja terpilih menggantikan Muhyiddin Yassin itu tengah melakukan karantina mandiri setelah dinyatakan sebagai kontak dekat dengan pasien Covid-19.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perdana Menteri berbunyi perdana menteri tidak akan menghadiri penyerahan surat pengangkatan dan upacara pelantikan para menteri federal dan wakil menteri di hadapan Raja Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Syah sore ini.

Selain itu, Ismail Sabri Yakoob juga akan menghadiri perayaan hari nasional di Putrajaya pada hari Selasa (31/8/2021) secara virtual.

Wakil Menteri Pendidikan Mohamad Alamin sebelumnya dilaporkan tidak akan menghadiri upacara karena terinfeksi COVID-19. Sore ini kabinet Malaysia yang baru dilantik di hadapan Raja Al-Sultan Abdullah di istana nasional.

Melansir dari tempo.co, Kabinet Malaysia yang baru terdiri dari 31 menteri dan 38 wakil menteri. Kabinet bari ini menyerupai pemerintahan sebelumnya di bawah Muhyiddin Yassin dari Bersatu.

Sebagaimana diketahui, Muhyiddin Yassin mengundurkan diri setelah kehilangan dukungan mayoritas menyusul penarikan dukungan dari sejumlah anggota parlemen UMNO.

Pada akhir pekan lalu, Ismail Yakoob mengumumkan susuna kabinet baru, empat di antara anggota kabinet menjabat sebagai menteri senior. Tidak ada jabatan wakil menteri perdana menteri di kabinet baru tersebut.

Baca juga: Ismail Sabri Yakoob Resmi Menjadi PM Malaysia, Kembalinya Kekuasan Partai Melayu

Keempat menteri senior adalah Mohamed Azmin Ali dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), Hishammuddin Hussein dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu, Mohd Radzi Md Jidin dari Bersatu serta Fadillah Yusof dari Gabungan Parti Sarawak.

Mohamed Azmin tetap menjabat sebagai menteri perdagangan internasional dan menteri industri. Hishammudin yang sekarang menjadi menteri luar negeri akan menjabat sebagai menteri pertahanan. Mohd. Radzi sebagai menteri pendidikan dan Fadillah Yusof sebagai menteri pekerjaan.

Beberapa menteri di Kabinet Muhyiddin juga termasuk dalam kabinet baru. Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz tetap menjadi menteri keuangan. Khairy Jamaluddin, mantan menteri ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi yang juga mengawasi program vaksinasi negara, akan menjabat sebagai menteri kesehatan.

Sementara itu, Mantan menteri kesehatan Adham Baba menjadi menteri teknologi sains dan inovasi. Saifuddin Abdullah akan menjadi menteri luar negeri.

Dalam sebuah pidatonya, Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob memastikan bahwa kabinet baru ini akan menekankan budaya kerja.

“Oleh karena itu, setiap kementerian perlu membuat perencanaan jangka pendek dan jangka panjang serta mencapai target. Setiap kementerian perlu membuktikan pencapaian awalnya dalam 100 hari pertama,” ujar Ismail Sabri.

Ismail Yaakob berharap kabinet baru akan membangkitkan kepercayaan rakyat Malaysia untuk bangkit dan berperang melawan Covid-19. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*