Jembatan Plipiran Banjarnegara Persingkat Jarak Ke Kawasan Wisata Dieng

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono (batik hitam) menemui mahasiswa KKN dan masyarakat saat memantau perkembangan pembangunan Jembatan Plipiran (Foto: jateng.antaranews.com)

JoSS, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah selesai membangun jembatan Plipiran di Desa Limbangan. Pembangunan infrastruktur ini akan mendukung perkembangan ekonomi Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, karena dapat mempersingkat jarak menuju Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono jarak tempuh dari Banjarnegara menuju Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng akan semakin dekat dengan diperbaikinya jalur Singamerta-Dieng melalui Plipiran, Desa Limbangan, Kecamatan Pagentan.

Dia menambahkan dengan adanya jembatan Plipiran ini, ke Dieng melalui jalur Singamerta-Mlipiran tersebut kurang lebih hanya 45 menit jauh lebih cepat dibandingkan jika ke Dieng lewat Wonosobo membutuhkan waktu 2 jam.

Menurut dia, perbaikan jalur Singamerta-Dieng dilakukan dalam rangka memberikan akses karena Dieng merupakan salah satu destinasi wisata milik dunia.

“Jadi dari Singamerta menuju Madukara, kemudian Plipiran, langsung nanti Pagentan, langsung Dieng, kurang lebih sekitar 24 kilometer, sekitar 45 menit. Kalau kita enggak memberikan akses yang tercepat, siapa yang mau singgah ke sana,” katanya, seperti dilansir dari Antara, Jumat (20/8/2021).

Dia menuturkan proses pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Madukara dengan Kecamatan Pagentan itu sudah selesai 100 persen dan telah dilakukan pengecoran.

Baca juga: Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banjarnegara Genjot Pembangunan Infrastruktur Jalur Selatan

“Pengecoran, pelapisan atau pengaspalan sudah selesai, berikutnya tinggal pembersihan. Sebagai finishing, kita akan kerahkan mobil damkar untuk membersihkan, tunggu sebentar lagi, betonnya masih muda, nanti kita bersihkan kalau sudah keras,” katanya.

Ia mengharapkan dengan selesainya pembangunan Jembatan Plipiran di Desa Limbangan, Kecamatan Madukara, masyarakat dapat segera menikmatinya untuk akses orang dan barang agar bisa mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

“Insya Allah sekitar seminggu lagi kita resmikan. Saya sungguh berharap masyarakat segera menikmati untuk akses umum guna mendukung perkembangan ekonomi,” katanya menegaskan.

Pembangunan Jembatan Plipiran yang memiliki bentang sepanjang 60 meter dan tinggi 15 meter tersebut masuk dalam kegiatan Peningkatan Jalan se-Kecamatan Madukara dengan total nilai kontrak awal Rp14.197.181.000 dan waktu pelaksanaan selama 210 hari kalender serta sumber dana yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp6,7 miliar.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara telah menganggarkan sebesar Rp19 miliar untuk perbaikan jalur Singamerta-Dieng dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021.

Menurut dia, ruas jalan tersebut memiliki lebar 6 meter serta dibangun menggunakan konstruksi beton dan sebagian aspal dengan dua lapis, masing-masing 7 centimeter dan 4 centimeter.  (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*