Jangan Terlambat! Pasien Isoman Harus Segera Dibawa ke RS Jika Alami Gejala Ini

Ilustrasi (news.sky.com)

KOORDINATOR Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan pasien Covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan diperbolehkan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Meski demikian, Wiku menekankan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk pasien Covid-19 yang menjalani isoman di rumah masing-masing.

“Jika memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri, pastikan Anda adalah pasien tanpa gejala atau gejala ringan, berusia kurang dari 45 tahun, tidak memiliki komorbid, dan memiliki tempat yang memadai,” kata Wiku dalam konferensi pers daring, baru-baru ini.

Pasalnya, ada beberapa tanda yang harus diwaspadai bagi pasien Covid-19 yang melakukan isoman untuk segera mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Ini Perbedaan Varian Covid-19 Delta Dengan Delta Plus

Menurut keterangan Twitter resmi Indonesia Baik (@IndonesiaBaik) pada Jumat (30/7/2021), berikut 5 tanda pasien Covid-19 yang sedang isoman harus segera dibawa ke rumah sakit:

  1. Sesak Napas
    Jika pasien Covid-19 isoman mengalami napas yang pendek dan terasa sulit untuk bernapas, maka ini merupakan tanda harus segera menghubungi fasilitas Kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan.
  2. Saturasi Oksigen
    Apabila pasien memiliki saturasi oksigen di bawah 93 persen, maka harus segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Hal ini dikarenakan batas aman saturasi oksigen dalam tubuh adalah 95 persen.
  3. Kondisi Memburuk
    Pasien Covid-19 isoman mengalami kondisi yang memburuk, seperti terus-menerus mengalami demam tinggi di atas 37,8 derajat Celcius dan tidak menunjukkan tanda-tanda membaik meskipun sudah diberi obat. Pasien harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan setempat.
  4. Wajah dan Bibir Biru
    Tanda berikutnya bagi pasien Covid-19 yang isoman harus segera ke rumah sakit ketika wajah dan bibir berubah membiru. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasien mengalami gejala hipoksia atau kekurangan oksigen.
  5. Hilang Kesadaran
    Salah satu tanda perburukan lain adalah hilangnya kesadaran pasien Covid-19. Hilangnya kesadaran bisa terjadi karena kurnagsi asupan nutrisi pada pasien selama melakukan isoman di rumah. Oleh sebab itu, pasien harus segera mendapat penanganan di rumah sakit. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*