Jadi Episentrum Pandemi Covid-19 di Asia, Bantuan Internasional Mengalir ke Indonesia

Bantuan Vaksin dari Pemerintah Jepang untuk Indonesia (Foto: covid19.go.id)

JoSS, JAKARTA – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa pemerintah telah menerima beberapa jenis bantuan dari negara-negara sahabat terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Ini adalah negara-negara yang sudah kita hubungi dan [bantuan] mereka sudah berjalan dari Singapura, dari UAE, saya sudah bicara dengan menterinya, juga dari Tiongkok [China] dan Australia,” katanya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Kemenko Marves, Kamis (15/7/2021).

Dalam paparan Luhut disebutkan Jepang memberikan bantuan 998.400 dosis vaksin AstraZeneca, 200 unit ventilator, 256 unit empty 50 lt oxygen cylinders, 250 filled 50 lt oxygen cylinders, dan 600 unit oxygen concentrator.

Sementara itu Singapura menyumbangkan 75.000 masker bedah, 25.000 masker N95, 2.000 sarung tangan bedah, 1.000 dispoable gowns, 1.000 surgical caps, 20 unit ventilator, dan 250 filled 50 lt oxygen cylinders.

UAE atau United Arab Emirates memberikan 450 unit tabung oksigen, 150 unit konsentrator oksigen portable, 20 ton pasokan medical protective, dan 250.000 dosis vaksin Sinopharm. China menyumbangkan 400 unit oxygen concentrator sysmedoc OC-E100, 20.000 nasal oxygen tubes, 20.000 oxygen mask, dan 1.000 ventilator.

Terakhir, AS melalui Covax Facilities memberikan 3.000.060 dosis vaksin Moderna dan 1.500.100 dosis vaksin Moderna. Menko Luhut menyampaikan bahwa semua bantuan tersebut disebar ke seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia. “Sehingga bed ratio kita yang tadinya 1:1.1000 menjadi 1,6:1.000. Jadi artinya fasilitas rumah sakit kita makin baik,” katanya.

Terbaru, sebanyak 1.500.100 dosis vaksin Covid-19 Moderna dari Amerika Serikat (AS) tiba di Indonesia pada hari ini. Pasokan tersebut merupakan tambahan dari tiga juta dosis vaksin yang telah diterima sebelumnya sehingga menggenapkan total donasi vaksin Amerika untuk Indonesia menjadi 4,5 juta dosis.

“Kami berupaya untuk memberikan sebanyak mungkin vaksin yang aman dan efektif sehingga sebanyak mungkin orang Indonesia dapat divaksin secepat mungkin,” ujar Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Y Kim dalam keterangan tertulis, mengutip Antara, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Australia Bantu Indonesia Hadapi Lonjakan Covid-19, di Antaranya 1.000 Unit Ventilator

Kim menegaskan bahwa AS akan berkontribusi untuk membantu mengakhiri pandemi dan membangun kembali dunia yang lebih siap untuk mencegah, mendeteksi, dan merespons ancaman kesehatan di masa depan, agar semua orang dapat hidup dengan aman dan sehat.

“Penting untuk terus diingat: Tidak ada satu orang pun yang aman hingga semua orang aman,” tutur dia. AS telah memberikan komitmen bersejarah berupa kontribusi senilai US$4 miliar melalui aliansi vaksin GAVI untuk COVAX Advance Market Commitment (COVAX AMC).

Kontribusi AS mendukung pembelian dan pengiriman vaksin Covid-19 untuk 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Dengan pengiriman terbaru ini, maka Indonesia telah menerima lebih dari 12,7 juta dosis vaksin melalui COVAX AMC, sebuah inisiatif global untuk mendukung akses yang adil ke vaksin-vaksin Covid-19 yang aman dan efektif.

Seperti diketahui, penambahan kasus harian pasien positif Covid-19 di Indonesia makin mengkhawatirkan, per Kamis (15/7) bertambah 56.757 kasus. Alhasil, jumlah total warga yang terpapar Virus Corona mencapai 2.726.803 orang.

Sementara, kasus sembuh harian bertambah 19.049 orang, sehingga totalnya mencapai 2.176.412 warga sembuh. Selain itu, kasus kematian bertambah 982, sehingga secara kumulatif kasusnya menembus 70.192 orang.

Satgas juga menyebut ada tambahan kasus aktif harian mencapai 36.726, sehingga totalnya mencapai 480.199 kasus. Sementara, angka suspek 209.186 dan pemeriksaan spesimen mencapai 249.059 sampel.

Data vaksinasi yang diterbitkan Kemenkes juga hari ini mencapai 39.628.149 atau untuk vaksinasi pertama. Sementara, total vaksinasi kedua mencapai 15.810.099. Total target vaksinasi yaitu 208.265.720 orang. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*