16 Ruas Jalan di Semarang Dibuka, Mall Diperkirakan Buka Pekan Depan

Ilustrai kawasan Tugu Muda Semarang (Foto: youtube Walking Around)

JoSS, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memutuskan untuk membuka 16 ruas jalan dari 44 ruas yang ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada beberapa pekan terakhir.

“Kita sudah koordinasi dengan Pak Kapolrestabes, kemudian Pak Kasatlantas, dan teman-teman Dishub. Dari total 44 ruas yang ditutup ada 16 ruas yang mulai dibuka, termasuk 1 titik jalur menuju Simpang Lima setiap pagi jam enam boleh dibuka, kemudian jam delapan malam harus ditutup kembali,” ata Wali Kota Semarang Hendrar Prohadi dalam keterangan persnya.

Selain kembali membuka 16 ruas jalan, kata dia, pelonggaran juga terhadap sejumlah akses yang menuju kawasan Simpang Lima Semarang. Sejumlah akses menuju Simpang Lima akan dibuka setiap pukul 06.00 WIB dan kembali ditutup pada pukul 20.00 WIB.

Menurut dia, pelonggaran tersebut seiring dengan menurunnya angka kasus COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu terakhir ini. Pemerintah Kota Semaramg sendiri, lanjut dia, juga menyesuaikan aturan sesuai dengan perpanjangan masa PPKM.

Pelonggaran berkaitan dengan pelaku usaha tempat makan serta restoran yang diizinkan kembali menerima pengunjung dengan pembatasan dan protokol kesehatan yang ketat.

Pemerintah Kota Semarang mengizinkan usaha tempat makan serta restoran menerima pengunjung untuk makan ditempat maksimal hingga 30 persen dari kapasitas yang tersedia selama perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus 2021.

Baca juga: UNDIP dan Pemkot Semarang Bersinergi Guna Tekan Penyebaran Covid-19

“Di Permendagri diatur maksimal 3 orang. Namun, di peraturan wali kota disesuaikan sesuai situasi di lapangan, maksinal 30 persen dari kapasitas, operasional hanya diizinkan sampai pukul 20.00 WIB.” ujar pria yang akrab disapa Hendi ini.

Meski boleh menerima pengunjung untuk makan ditempat, ia meminta pengusaha tempat makan serta restoran tetap mengutamakan layanan pembelian untuk di bawa pulang.

Sementara untuk tempat-tempat hiburan dan wisata, kata dia, tetap belum diizinkan buka hingga pepanjangan PPKM ini. Adapun untuk mal diperkirakan dibuka kembali mulai pekan depan, dengan catatan angka kasus Covid-19 tidak lagi meningkat.

“Untuk mal masih belum dibuka. Namun ‘clue’ dari Pak Menko Marinves bisa dibuka lagi setelah 2 Agustus. Dengam catatan angka COVID tidak meningkat,” kata Hendi.

Ia menambahkan kondisi perkembangan kasus COVID-19 di Ibu Kota Jawa Tengah ini sudah mulai membaik. Menurut dia, kasus aktif COVID-19 sudah mulai turun, dengan tingkat kesembuhan sudah mencapai 93,8 persen.

Tingkat keterisian tempat tidur di berbagai rumah sakit, lanjut dia, juga sudah menyentuh angka 56,2 persen, meski di ruang gawat darurat masih cuku tinggi tingkat keterisiannya.

Salah satu perhatian dalam penanganan COVID-19 ini, lanjut dia, angka kematian yang masih cuku tinggi yang mencapai 6,2 persen.

Sementara itu, berdasarkan data laman https://siagacorona.semarangkota.go.id hingga pukul 17.00 WIB, jumlah kasus pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 1.601 orang. Adapun jumlah pasien yang meninggal tercatat mencapai 5.678 orang. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*