Kim Jong Un Terlihat Kurus, Rakyat Korut Bersedih Hingga Menangis

Kolase Presiden Korea Utara Kim Jong-un (Foto: breakinglatest.news/Wikimedia Commons/U.S. Department of State/voi.id)

JoSS, PYONGYANG – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, disebut-sebut terlihat lebih kurus dari biasanya. Kesaksian tersebut disampaikan oleh seorang warga Korut yang tidak disebutkan namanya dalam sebuah wawancara di televisi setempat.

Sumber itu bahkan menyebut rakyat Korut bersedih melihat junjungannya kehilangan berat badan. Komentar publik yang jarang ditampilkan itu dilaporkan setelah banyak orang yang melihat kondisi Kim yang lebih ‘kurus’ dalam video pertemuan baru-baru ini.

“Rakyat sangat sedih melihat Sekretaris Jenderal yang dihormati terlihat lebih kurus,” kata seorang warga Korea Utara dalam wawancara dengan Korean Central Television, dikutip dari Daily Star, Senin 28 Juni 2021.

Dialog Warga itu juga menyebut bahwa sejumlah orang bahkan sampai meneteskan air mata karena kondisi itu. ” Semua orang mengatakan bahwa mereka sedih sampai menangis,” kata warga tersebut. Perubahan penampilan Kim Jong-un yang semakin kurus mendapat atensi dari warga Korea Utara.

Laporan media setempat menyebut warga Korut sedih melihat Kim jadi sangat kurus. Bahkan saat dia hadir di acara musik di Korut, Kim yang mengenakan baju serba putih tampak sangat kurus.

“Orang-orang, termasuk saya, sangat sedih saat melihat Kim Jong-un yang terhormat tampak kurus. Semua orang berkata bahwa itu membuat mereka menangis.”

Perubahan bentuk tubuh Kim memang jadi sorotan dunia internasional. Dia sempat tak tampil di hadapan publik selama 20 hari sebelum akhirnya muncul dengan kondisi yang lebih kurus.

Baca juga: Korea Utara Krisis Pangan Parah, Harga Kebutuhan Pokok Melejit

Kementerian Unifikasi mengkonfirmasi bahwa pihaknya mengawasi kondisi kesehatan Kim. Namun tidak mengatakan apapun tentang tanda yang tidak biasa mengenai penurunan berat badannya.

Belakangan kesehatan Kim Jong Un menjadi perhatian warga lantaran adanya ketidakpastian seputar penggantinya.

Ternyata bukan kali ini saja kesehatan Kim Jong Un menjadi perhatian publik, pada tahun lalu juga diketahui pemimpin Korut itu tidak muncul di hadapan publik pada acara perayaan nasional mendiang kakeknya. Sejak itu, rakyat semakin khawatir dengan kesahatannya.

Kementerian Persatuan mengatakan terus memantau kesehatan Kim tetapi tidak menjelaskan tentang penurunan berat badannya. Seorang ahli Korea Utara di Institut Sejong Cheong Seong-chang mengatakan para propagandis Korea Utara mungkin mencoba membingkai cerita yang menggambarkan upaya keras Kim untuk memperbaiki kehidupan di negaranya dan sedang berjuang untuk memberi makan rakyatnya.

“Korea Utara mungkin mencoba menjual gagasan bahwa Kim Jong Un menurunkan berat badan karena dia bekerja terlalu keras untuk membuat kehidupan orang-orang lebih baik di Korea Utara,” kata Cheon seperti dikutip dari CNN International.

Seperti diketahui, kondisi kesehatan Kim menjadi subjek rahasia. Bahkan ahli Korea Utara membahas rumor kesehatannya dapat dipermasalahkan oleh pasukan keamanan negara. Dunia internasional sempat mempertanyakan kondisi Kim setelah adanya pernyataan dari pemerintah Korut bahwa Kim sedang mengalami “ketidaknyamanan” yang membuatnya hilang dari pandangan publik pada 2014. Sementara itu, ayah Kim, Kim Jong Il yang meninggal karena serangan jantung pada 2011 disebut oleh media setempat meninggal karena “kelelahan bekerja” setelah “mendedikasikan hidupnya untuk rakyat.” (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*