Kabar Baik! 9.414 Pasien Covid-19 di Kudus Sembuh, Zona Merah Tinggal Dua Desa

Penyemprotan disinfektkan pada salah satu pasien isolasi secara terpusat di gedung Asrama Haji Donohudan Boyolali, Covid-19 berasal dari Kudus yang sembuh dari covid (Foto: jatengprov.go.id)

JoSS, KUDUS – Kabupaten Kudus yang sempat nyaris lumpuh akibat gelombang penularan virus corona kini kembali bangkit. Sebanyak 9.414 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh, ratusan pasien yang diisolasi di Asrama Haji Donohudan juga telah kembali ke rumah masing-masing.

Semantara itu zona merah di kabupaten itupun mulai menciut, dari sebelumnya 80 desa, kini menyisakan dua desa yakni Desa Mijen (Kecamatan Kaliwungu) dan Payaman (Kecamatan Mejobo).

Komandan Satuan Tugas Posko Gabungan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus, Mayor Kav Jones Fery Manurung menjelaskan semula seluruh desa di Kecamatan Kaliwungu dan Mejobo zona merah. Saat ini tinggal dua desa yang zona merah dengan total 21 rumah yang terdapat penderita Covid-19.

“Tidak semua hijau, kita sudah terbagi menjadi zona oranye, kuning, dan hijau. Cuma sasarannya kita merah ini menjadi hijau, begitu yang lain berangsur, dari yang merah, oranye, kuning dan menjadi hijau,” jelasnya.

Manurung mengatakan tim gabungan selama hampir tiga pekan di Kudus sudah bekerja keras. Terutama untuk melakukan pemantauan di desa-desa yang beresiko tinggi penyebaran virus corona.

“Dan ini benar-benar kita lakukan pemantauan secara khusus. Kita akan selesaikan sampai zona hijau. Kita pertama memastikan kondisi yang kena COVID-19, yang zona merah. Apa kendalanya, lebih ekstra bantuan makanan, pengobatan, psikologisnya kita bantu, supaya jadi hijau tidak merah. Makanya bisa berkurang (yang zona merah),” jelas Manurung.

“Targetnya minggu ini harus selesai, harus hijau (desa yang zona merah),” tegas dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo menambahkan, pemerintah kabupaten saat ini fokus untuk mengaktifkan isolasi terpusat di Kudus. Pemkab telah meminta di masing-masing desa agar menyiapkan tempat isolasi terpusat.

“Kita berusaha untuk mengaktifkan isolasi terpusat di wilayah. Minimal satu desa ada 20 TT (tempat tidur), dan ini diharapkan bisa menampung masyarakat-masyarakat yang menurut pandangan dianggap kurang mampu, tempatnya kurang menunjang. Sehingga diharapkan isolasi terpusat ini bisa memberikan efek nyaman dan bisa mendorong untuk proses penyembuhan,” jelas Budi.

Baca juga: Baru Dibuka Untuk Isolasi, Ratusan Ruang di Kompleks BPSDMD Sudah Terisi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo mengatakan jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 21 Juni 2021 mencapai 9.414 pasien atau sebesar 75,97 persen dari total kasus terkonfirmasi positif sehingga mengalami kenaikan dibanding pekan sebelumnya.

“Kenaikan persentase pasien sembuh setelah pada hari Senin (21/6) ada penambahan 277 penderita COVID-19 yang dinyatakan sembuh sehingga totalnya menjadi 9.414 orang, sedangkan total kasus corona mencapai 12.392 kasus,” katanya, dilansir dari Antara.

Pada awal pekan sebelumnya atau tanggal 14 Juni 2021, kata dia, persentase kesembuhannya sebesar 71,6 persen. Kemudian tanggal 18 Juni 2021 sempat naik menjadi 75,16 persen, hari berikutnya turun menjadi 73,97 persen dan tanggal 21 Juni 2021 naik lagi menjadi 75,97 persen.

Kenaikan tingkat kesembuhan tersebut juga melampaui data pada akhir Mei 2021 tercatat sebesar 75,68 persen. Namun, masih lebih rendah dibandingkan akhir April 2021 yang mencapai 89,39 persen.

Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri sudah berupaya maksimal mulai dari meminta masyarakat mematuhi prokes dengan operasi yustisi yang memaksa pelanggar membayar denda Rp50.000 hingga menutup semua objek wisata.

Pemerintah Pusat juga ikut turun tangan membantu menurunkan angka kasus COVID-19 yang lonjakannya sangat signifikan dari jumlah kasus aktif COVID-19 pada 20 April 2021 sebanyak 91 pasien, saat ini bertambah menjadi 2.095 kasus.

Di antaranya, mulai dari bantuan vaksin COVID-19 untuk dilakukan percepatan agar terbentuk kekebalan kelompok, hingga bantuan personel dari TNI/Polri untuk memperketat pemberlakuan PPKM Mikro serta solusi bagi warga isolasi mandiri ditarik secara terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jateng.

Adapun hingga kini seluruh masyarakat Kudus yang diisolasi di Asrama Haji Donohudan, sudah sembuh dan kembali ke rumah masing-masing.

“Terakhir jumlahnya ada 86 warga yang dipulangkan ke Kudus. Sudah selesai, sudah tidak ada (warga Kudus yang isolasi terpusat). Sementara sudah selesai semua,” kata Badai, Selasa (22/6/2021). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*