JoSS, SEMARANG – Laju penyebaran virus corona di Jawa Tengah semakin tak terkendali. Dalam sepekan jumlah daerah yang masuk zona merah menjadi 25 daerah dari total 35 kabupaten/kota di wilayah ini. Sementara itu ada 7.000 RT yang melakukan penguncian wilayah.
“Saya bacakan, 25 wilayah itu adalah Grobogan, Demak, Jepara, Kota Semarang, Pati, Pemalang, Pekalongan, Sragen, kebumen, Rembang, Wonogiri, Brebes, Kendal, Batang, Kabupaten Semarang, Karanganyar, Purworejo, Kudus, Blora, Pekalongan, Banjarnegara, Cilacap, Tegal Kabupaten, Sukoharjo, Magelang,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (28/6/2021).
Ganjar mengatakan, wilayah itu diambil dari data rata-rata kabupaten yang tertinggi kasus Covid. Meskipun di tingkat Desa masih banyak yang zona hijau. Untuk itu, dirinya akan mengoptimalkan lagi lockdown di tingkat RT.
“Seluruh RT yang merah harus lockdown, tidak bisa ditawar. Seluruh kegiatan keramaian tidak ada. Kalau masih nekat saya minta dibubarkan. Nanti saya kirim instruksi ke daerah sehingga kita bisa lindungi orang tercinta kita,” tegas Ganjar.
Baca juga: Jateng Punya Call Center Covid-19 Siap Layani Masyarakat 24 Jam, Kabupaten/Kota Menyusul
Selain itu, Ganjar akan mempersiapkan rencana Jateng Di Rumah Saja untuk menekan laju penyebaran Covid 19. “Ada rencana Jateng di rumah saja yang diikuti masing-masing Kab/Kota. Mudah-mudahan bisa serentak. Kita tidak boleh ragu, kita harus melakukannya,” tambahnya.
Ganjar mengajak warga untuk saling mengingatkan pentingnya protokol kesehatan di manapun berada. Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang tetap patuh prokes. “Saya terima kasih ada warga yang bergerak untuk “Eling lan Ngelignke” protokol kesehatan, sehingga warga bisa mengingatkan tetangga yang berkerumun dan abai prokes,” katanya.
Sementara itu, Ganjar memerintahkan seluruh Bupati/Wali Kota di Jateng melakukan lockdown pada rukun tetangga (RT) yang masuk kategori resiko tinggi Covid-19. Hingga saat ini, ada 7.000 RT di Jateng yang berstatus zona merah.
“Kalau kemarin ada 5.700 RT yang masuk zona merah, hari ini sudah 7.000 lebih. Maka saya minta harus lockdown. Harus sekarang, kalau kemarin nggak, maka sekarang harus,” kata Ganjar.
Ganjar menerangkan, dengan lockdown tingkat RT itu, maka penanganan kasus Covid-19 di Jateng bisa dikendalikan. TNI/Polri lanjut Ganjar sudah siap untuk melakukan pengamanan. RT Titik Penularan Wajib Lockdown “Nanti pengamanan dari Babinsa/Bhabinkamtibmas. Sudah kami komunikasikan,” ujarnya. (lna)

Leave a Reply