KPOTI Jepara Siap Majukan Permainan dan Olahraga Tradisional Kartini

Penyerahan cinderamata dari Ketua Umum KPOTI Jepara Ahmad Kholik pada Ketua Umum KPOTI Pusat M Zaini Alif. (Foto: jatengprov.go.id)

JoSS, JEPARA – Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Jepara periode 2021-2025 siap memajukan permainan dan olahraga tradisional di Bumi Kartini. Jepara merupakan salah satu gudangnya permainan tradisional, sebagaimana pada masa Raden Ajeng Kartini

Hal itu disampaikan Ketua Umum KPOTI Jepara Ahmad Kholik pada pelantikan pengurus KPOTI Kabupaten Jepara periode 2021-2025 di Pendapa RA Kartini, Selasa (20/4/2021).

“Selain belajar, Raden Ajeng Kartini juga mengenalkan berbagai macam permainan kepada anak-anak saat itu. Mereka dengan riang gembira memainkan permainan dan juga belajar,” kata Kholik, sebagaimana dilansir dari jatengprov.go.id.

Ketua Umum KPOTI Pusat M Zaini Alif mengatakan, melestarikan permainan dan olahraga tradisional bukanlah tugas yang mudah. Perlu perjuangan yang keras dan terus dilakukan. Sebab, permainan dan olahraga tradisional adalah bentuk implementasi budaya asli bangsa Indonesia yang harus dipertahankan.

Disampaikan, dari beberapa surat-surat RA Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”, banyak sekali dijumpai kata bermain atau permainan. Ada lebih dari 30 kata bermain, yang ditulis pahlawan emansipasi wanita itu. Ini artinya, RA Kartini menaruh perhatian lebih kepada kebebasan anak-anak pada masanya untuk melakukan aktivitas bermain.

“Dengan bermain anak-anak diajarkan pendidikan, dengan bermain anak-anak pula diperbaiki tingkah lakunya,” kata Zaini.

Baca juga: Pembuatan Kain Lurik Tradisional di Cawas, Klaten

Menurut Zaini, Jepara yang merupakan tanah kelahiran RA Kartini ini mempunyai potensi yang luar biasa untuk permainan dan olahraga tradisional. Dapat dikatakan, permainan merupakan alat transmisi pendidikan pada abad 18.

“Saya pikir, Jepara bisa menjadi embrio untuk menggali permainan tradisional untuk anak-anak perempuan,” katanya.

Asisten I Sekda Kabupaten Jepara Dwi Riyanto mengatakan, pelantikan jajaran KPOTI ini menjadi momentun untuk mengembangkan permainan rakyat dan olahraga tradisional di Jepara. Di mana, beragam permainan dapat dijumpai, seperti egrang, engklek, gobak sodor, bentengan, lompat tali, hingga permainan kelereng.

“Seiring perkembangan zaman, permainan yang sebenarnya menyenangkan dan mendidik banyak ditinggalkan generasi muda. Sebagai penggantinya, teknologi canggih smartphone menjadi pegangan anak-anak untuk bermain,” kata Dwi Riyanto.

Dwi berharap, kehadiran KPOTI akan menjadi motivasi pemerintah Kabupaten Jepara untuk dapat mengembalikan dan membudayakan kembali permainan tradisonal. Ini merupakan solusi yang tepat untuk melatih anak-anak bersemangat, melatih sikap disiplin, serta sportivitas dalam bermain.

“Jangan lupa, kenalkan permainan tradisional denan konsep kekinian sambil menamakan nilai luhur Pancasila,” katanya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*