Pemerintah Pusat Gelontorkan Anggaran Rp239,3 Miliar Untuk Menata Tiga Kawasan Bersejarah di Jateng

Rencana penataan 3 kawasan cagar budaya di Jateng (Foto: net)

JoSS, SEMARANG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan penataan terhadap tiga kawasan cagar budaya di Jawa Tengah dalam rangka mendukung pelestarian bangunan bersejarah. Ketiga proyek tersebut akan menelan anggaran sebayak Rp239,3 miliar.

Ketiga kawasan pusaka di Jawa Tengah yang dilakukan penataan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya adalah Keraton Mangkunegaran di Kota Surakarta, alun-alun Lasem di Kabupaten Rembang, dan Masjid Raya Baiturrahman di Kota Semarang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan guna mendorong percepatan pemulihan industri pariwisata, penataan tiga kawasan bersejarah di Jawa Tengah itu dilaksanakan secara tahun jamak pada 2021—2022.

“Konsep penataan kawasan disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan pemerintah daerah,” katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (28/3/2021).

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rencana Induk Pariwisata Terpadu Borobudur-Yogyakarta-Prambanan

Pemerintah meyakini dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan pandemi Covid-19, salah satu sektor ekonomi utama yang dapat rebound atau pulih dengan cepat adalah sektor pariwisata.

Oleh karena itu guna mendukung pemulihan sektor pariwisata, Kementerian PUPR melakukan penataan tiga kawasan pusaka atau kawasan cagar budaya di Jawa Tengah.

Penataan Kawasan Pusaka Keraton Mangkunegaran meliputi penataan bangunan Prangwedanan, bangunan Ndalem Ageng dan Pringgitan, bangunan Rekso Pustoko dan lansekap. Kegiatan ini dilaksanakan dengan anggaran Rp18 miliar.

Kawasan pusaka kedua yang dilakukan penataan terletak di alun-alun Lasem Kabupaten Rembang. Luas kawasan yang dilakukan penataan sekitar 10.000 meter persegi. Anggaran penataan ini sebesar Rp114,6 miliar yang dilaksanakan secara tahun jamak 2021—2022.

Kawasan pusaka ketiga di Jawa Tengah yang dilakukan Penataan adalah Masjid Raya Baiturrahman yang sudah berdiri sejak 1974. Penataan akan dilakukan di lahan seluas 11.765 meter persegi. Anggaran untuk penataan kawasan ini sebesar Rp106,7 miliar yang dilaksanakan secara tahun jamak 2021—2022. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*