Pasar Ikan Balekambang Solo Kembali Diaktifkan

Ilustrasi (Foto: rare.org)

JoSS, SOLO – Pasar Ikan Balekambang di Kota Solo kembali diaktifkan, Rabu (3/2/2021) malam. Kapasitas pasar ini diproyeksikan mampu memperdagangkan 5 ton ikan dalam sehari. Aneka macam ikan air tawar dan ikan laut dariberbagai daerah di Jawa Tengah tersedia.

Liesmianingsih, dari pihak pengelola Pasar Ikan Balekambang mengatakan pasar ikan ini adalah grosir pasar ikan resmi milik Pemkot Solo yang dikelola swasta. Tahun 2012 lalu dibuka Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) yang kini menjadi Presiden RI.

Dia mengatakan meski telah lama dibuka, namun pasar ini tidak optimal sebagai grosir pasar ikan klarena hanya digerakkan oleh satu pedagang. “Namun pada waktu itu hanya digerakkan satu pedagang, sehingga tidak bisa berjalan lancar,” kata Liesmianingsih, dilansir dari sindonews.com.

Sebab pada hakekatnya, pasar adalah sekumpulan pedagang yang bersama menempati suatu tempat untuk berjualan. Sehingga di awal tahun 2021, atas arahan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo pasar ikan kembali diaktifkan. Aneka macam ikan air tawar dan ikan laut lengkap dijual.

Tim management Pasar Ikan Balekambang David Rahadi menambahkan, dari 25 lapak yang tersedia kini sudah terisi 12 lapak pedagang. Sebagian didukung pedagang dari Pasar Ikan Nusukan dan beberapa pedagang dari luar Kota Solo. “Kami melayani para pedagang ikan di Solo Raya. Bahkan pedagang ikan dari Yogyakarta, juga ikut kulakan,” ujar David.

Baca juga: Tak Ada Pemasukan Akibat Pandemi, Karyawan Taman Satwa Taru Jurug Solo Terancam Dirumahkan

Ikan segar didatangkan dari semua daerah yang menjadi sentra penghasil ikan laut di kawasan pantai utara (Pantura). Seperti Jepara, Rembang, Demak, Kendal, Gresik, Lamongan, dan Banyuwangi. Sedangkan dari pantai selatan, diantaranya Trenggalek, Pacitan sampai Cilacap.

Sementara, untuk ikan air tawar didatangkan dari Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Waduk Kedung Ombo, kolam ikan di Klaten, Karanganyar, dan Sukoharjo.

Kami juga datangkan dari sentra ikan air tawar dari Jawa Timur, yaitu Blitar dan Tulungagung,” jelasnya. Ikan dijual secara grosir dan eceran dengan jam buka pukul 19.00-04.00 WIB.

Mengingat ikan berasal dari sumbernya langsung, harga yang ditawarkan lebih murah dan terjangkau masyarakat. Pasar Ikan Balekambang didirikan dengan konsep jauh dari kesan kumuh, becek dan bau. “Harapannya tercipta pasar ikan yang merakyat tapi modern,” katanya.

Artinya merupakan pusat perdagangan ikan dengan standar mutu yang sesuai syarat kesehatan, serta sanitasi yang memadai dan ramah lingkungan. “Selain meningkatkan daya beli dan konsumsi ikan masyarakat Solo, kandungan gizi yang tinggi dari ikan diharapkan tercipta generasi yang cerdas karena gemar makan ikan,” tuturnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*