
JoSS, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa tengah terus memperketat penerapan protokol kesehatan selama masa cuti bersama dan libur Natal dan akhir tahun. Guna menekan penyebaran kasus Covid-19, pendatang yang masuk ke Jateng diwajibkan membawa hasil negative rapidtest antigen.
Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat mengatakan rencananya rapid test antigen tersebut juga akan digelar secara acak di sejumlah rest area atau daerah perbatasan dan tempat wisata di Jateng pada masa libur Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi saat masa libur panjang Oktober lalu.
“Tes acak akan dilakukan di sejumlah daerah perbatasan, yakni Di Borobudur (Megelang), Prambanan (Klaten), Tawangmangu (Karanganyar), Dusun Semilir (Kabupaten Semarang), Dieng (Wonosobo), dan Baturaden (Banyumas) akan dilakukan screening rapid terhadap wisatawan,” ujarnya Kamis,(17/12/2020).
Baca juga: Instruksi Baru Dari Pusat, Masuk DIY Wajib Bawa Hasil Rapid Antigen
Satriyo menambahkan Dinas Kesehatan juga akan melakukan rapid test antigen secara acak terhadap pendatang di sejumlah rest area di wilayah Pantura. “Screening bagi pengguna jalan akan dilakukan di rest area KM 260B, 379A, 429, 456A, 456B,” jelasnya, dilansir dari Kompas.com.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya akan menggelar rapid test antigen secara acak kepada pendatang di sejumlah titik keramaian. “Yang mau bepergian itu harus tes antigen, jadi rapid-nya musti antigen, bentuknya kaya di-swab gitu, kalau tidak lebih baik tidak bepergian dulu, agar kita sama-sama bisa saling menjaga,” ujarnya.
Pihaknya juga akan menggelar operasi yustisi di sejumlah rest area yang melibatkan seluruh aparat baik Polri, TNI, dan Satpol PP .
“Di rest area akan dipersiapkan tempat untuk lakukan kontrol, sehingga tak terjadi kerumunan. Jawa Tengah akan siapkan yustisi di sana, Satpol PP, juga kepolisian dibantu TNI. Sekaligus Dinkes untuk bisa ambil sampling test untuk lakukan pengamanan. Rencananya akan di beberapa titik,” katanya. (lna)

Leave a Reply