
JoSS, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memulai proses rehabilitasi Kota Lasem di Rembang, Jawa Tengah, pada 2021 mendatang. Proses ini akan melibatkan sejumlah arsitek. Sebelumnya, pemerintah telah merehabilitasi Kota Lama di Semarang.
“Kota Lasem akan kami rehabilitasi. Kemarin desainnya sudah selesai, 2021 akan kami mulai,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Pengukuhan Dewan Arsitek Indonesia secara virtual, Kamis (3/12).
Dia menambahkan Kementerian PUPR sedang melakukan rehabilitasi terhadap beberapa kota. Sebelumnya, pemerintah melakukan rehabilitasi Kota Lama Semarang.
“Kota-kota lama sekarang sedang kami rehabilitasi, setelah Kota Lama Semarang, kami mau rehabilitasi Kota Lasem,” tutur Basuki.
Kota Lasem sendiri selain dikenal sebagai kota bersejarah juga merupakan kota budaya dan menjadi simbol kebhinekaan di Indonesia.
Kementerian PUPR terus mendorong program penataan kota melalui berbagai pembangunan infrastruktur berbasis pendekatan wilayah. Pembangunan kota berkelanjutan merupakan pembangunan yang mengintegrasikan berbagai aspek, di mana aspek sosial dan ekonomi dikembangkan, namun dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Baca juga: Perkuat Pasokan Listrik Jawa-Bali, PLN Operasikan GITET 500 kiloVolt Pemalang/Batang
Untuk itu, kata dia, pengembangan kota hendaklah memenuhi prinsip layak huni, produktif, ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang.
Penataan kota di antaranya dilakukan Kementerian PUPR melalui pengembangan potensi kota seperti aset pusaka kota, kawasan heritage, dan bangunan bersejarah beserta budaya masyarakat di dalamnya.
Sebelumnya Kementerian PUPR telah menuntaskan revitalisasi terhadap Kota Lama Semarang seluas 22,2 hektare pada tahun 2019.
Program ini menjadi pendorong pembangunan Kota Semarang sebagai kota pusaka yang layak huni dan berkelanjutan, serta meningkatkan potensi ekonomi lokal dan sektor pariwisata.
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian PUPR resmi membentuk Dewan Arsitek Indonesia. Basuki mengukuhkan anggota Dewan Arsitek Indonesia hari ini.
“Dewan Arsitek Indonesia ini akan menjadi wadah untuk meningkatkan profesionalisme arsitek, sehingga arsitek bertanggung jawab juga terhadap keselamatan bangunan untuk masyarakat,” ucap Basuki, seperti dilansir dari Antara.
Ia menambahkan Dewan Arsitek Indonesia terdiri dari sembilan orang. Mereka dipilih oleh Panel Ahli Seleksi.
Berikut anggota Dewan Arsitek Indonesia yang lolos seleksi: Aswin Indraprastha, Bambang Eryudawan, Didi Haryadi, Gunawan Tjahjono, Karnaya, Lana Winayanti, Sonny Sutanto, Stevanus J Manahampi, dan Yuswadi Saliya. (lna)

Leave a Reply