Sudah Ambil Undangan, Gatot Nurmantyo Batal Hadiri Penganugerahan Bintang Mahaputera

Foto: youtube

JoSS, JAKARTA – Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, memutuskan tidak hadir ke Istana negara untuk menerima anugerah Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (11/11/2020). Belum diketahui alasan ketidakhadiran tersebut.

Namun, yang pasti Gatot mengirimkan surat langsung kepada Jokowi terkait alasan ketidakhadirannya itu.

“Pak Gatot mantan Panglima ada bersurat kepada Bapak Presiden tidak hadir, nah isinya mungkin nanti Pak Menko Polhukam yang akan menyampaikan,” kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020).

Heru mengatakan salah satu isi dari surat yang disampaikan Gatot adalah meminta Jokowi lebih perhatian terhadap TNI. Selain itu, Gatot juga menyinggung soal kondisi Covid-19. “Ya mungkin isinya ada beberapa yang beliau tidak setuju mungkin kondisi Covid-19, harus banyak memberikan perhatian kepada TNI di suratnya seperti itu,” ujar dia.

Heru mengatakan pihak Istana menghargai sikap Gatot. Namun, Heru menegaskan pemerintah sudah melaksanakan kewajibannya untuk memberikan penghargaan kepada mantan para pejabat.

“Itu hak beliau, yang jelas negara memberikan melaksanakan tugasnya kewajibannya untuk memberikan kepada para mantan-mantan menteri mantan panglima, kapolri, kepala staf yang memang patut diberikan. Dan itu kan diproses di dewan gelar kehormatan ada dewan khusus dan itu sudah dilaksanakan,” tutur dia.

Baca juga: Cuitan ‘IDI Kacung WHO’ Jerinx Berujung Tuntutan 3 Tahun Bui

Sebelumnya, pihak Istana Kepresidenan memastikan Gatot bersedia hadir menerima Bintang Mahaputera yang dianugerahkan Presiden Jokowi. Gatot sudah mengambil undangan kegiatan. “Terkait Pak Gatot Nurmantyo. Hadir, sudah ambil undangan dan pernyataan kesediaan menerima tanda kehormatan,” kata Heru, Selasa (10/11/2020).

Acara penganugerahan tanda kehormatan itu digelar di Istana, Rabu ini. Selain Gatot, para mantan menteri dan mantan kepala staf angkatan TNI bakal mendapatkan tanda kehormatan.

Diketahui, dalam beberapa bulan terakhir Gatot Nurmantyo menunjukkan sikab berseberangan dengan pemerintah Presiden Jokowi. Meski demikian, dia tetap menjadi salah satu tokoh yang akan diberi bintang jasa Anugrah Bintang Mahaputera, Rabu (11/11/2020).

Heru menjelaskan dengan tidak hadirnya penerima penganugerahan itu, tanda jasa tersebut akan dikembalikan ke negara alias tidak jadi diberikan. “Jadi kalau enggak hadir ya mungkin tanda jasanya diserahkan ke negara lagi,” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*