Pembangunan Wisata Laut Pantai Pasir Kencana Pekalongan Ditarget Rampung 2021

Foto: google map

JoSS, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menargetkan pembangunan kawasan wisata laut yang berada di Pantai Pasir Kencana selesai 27 November 2021. Lokasi ini digadang-gadang bakal menjadi objek wisata laut terbesar di Indonesia.

Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Sri Ruminingsih mengatakan penetapan target tersebut sesuai penandatanganan kontrak pengerjaan 1 tahun pengerjaan yang dimulai sejak 27 Oktober 2020.

Pembangunan proyek infrastruktur berkelanjutan tersebut dibiayai sepenuhnya dengan APBN Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Usai penandatanganan kontrak dan akan berlangsung selama 390 hari, pembangunan kawasan wisata laut selanjutnya akan diserahkan kepada Pemkot Pekalongan untuk dikelola,” katanya, dilansir dari Antara.

Ruminingsih mengatakan pekerjaan penataan kawasan wisata laut di Pantai Pasir Kencana ini akan dilakukan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah.

“Semoga penataan kawasan wisata laut ini dapat berjalan lancar dan didukung oleh semua komponen termasuk stakeholder terkait. Pemkot menargetkan pembangunannya akan selesai pada 27 November 2021,” katanya.

Meski pembangunan kawasan laut ini ditargetkan selesai 27 November 2021, kata dia, namun pembangunan wisata ini bisa dicapai dengan baik dan dengan kualitas yang baik pula.

Baca juga: Proyek JLS Kawasan Prigi Trenggalek Hingga Bromo-Tengger-Semeru Rampung 2023

Ia berharap dengan dibangunannya kawasan wisata laut ini akan mendukung pengembangan pariwisata dan menumbuhkan perekonomian masyarakat di wilayah setempat.

“Oleh karena itu, perlu adanya sinergi bersama agar proses pembangunan kawasan wisata ini nanti dapat berjalan lancar,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfudz, saat menerima maket pembangunan Wisata Laut Terbesar Kota Pekalongan dari Tim Kementerian PUPR Republik Indonesia, di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, pada Juni lalu, pembangunan tahap pertama, akan dipusatkan di lokasi wisata Pantai Pasir Kencana.

“Kemudian tahap kedua akan dibangun di wisata Pantai Slamaran, tahap ketiga di wisata Pantai Sari dan tahap keempat di wisata Mangrove. Tahun ini sudah mulai pengerjaan, dan Detail Engineering Design (DED) sudah selesai dipaparkan oleh tim dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah (BPPW) Provinsi Jawa Tengah Direktorat Jenderal Cipta Karya Kemen-PUPR,” papar Saelany.

Dia berharap, kelak keberadaan taman wisata laut tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Pekalongan Utara yang tergolong kelompok rentan.

“Kami sangat bersyukur karena kawasan utara merupakan kawasan yang masih menjadi permasalahan kita bersama karena terus dilanda rob sehingga menyisakan berbagai masalah seperti pengangguran, keterbelakangan, dan kemiskinan. Dengan terwujudnya taman wisata laut ini, maka kami berharap bisa menumbuhkan perekonomian di kawasan utara,” tegas Saelany.

Wakil Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid menambahkan, Pemerintah Kota Pekalongan juga memberikan rekomendasi atau masukan terkait antisipasi ketinggian permukaan air laut. Ancaman rob membuat ketinggian minimal kawasan yang disarankan oleh pihak Pemkot Pekalongan adalah satu meter di atas permukaan tanah. Dengan demikian, ikon wisata baru di Kota Pekalongan tersebut dapat bertahan lama dan tidak terkena limpasan rob.

“Awalnya dari mereka akan ditinggikan 50 cm, tetapi kami memberi masukan minimal satu meter melihat sikon sekarang. Karena saat ini masih ada genangan air di objek wisata pantai utara tersebut, walaupun di tengah pandemi Covid kami tutup sementara, ini harus juga diantisipasi. Kami percaya tim teknis ini semuanya sudah memikirkan segala teknisnya, seperti e-ticketing, parkir bus, semuanya tidak ada masalah,” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*