
JoSS, WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan istrinya, Melania dinyatakan positif virus corona (Covid-19). Keduanya pun akan menjalani karantina. hal ini berpengaruh besar terhadap jadwal kampanye mengingat ajang pemililihan presiden tinggal 32 hari lagi.
Seperti dilansir Associated Press, Jumat (2/10/2020), Trump mengungkapkan hasil tes itu via akun Twitternya pada Kamis (1/10) malam waktu AS. Dirinya dan Melania kembali menjalani tes Corona setelah salah satu penasihat dekatnya, Hope Hicks, dinyatakan positif Corona pada Kamis (1/10) waktu setempat.
“Malam ini, @FLOTUS (Melania-red) dan saya dinyatakan positif COVID-19,” tutur Trump via akun Twitternya.
“Kami akan memulai karantina kami dan proses pemulihan segera. Kami akan melalui ini BERSAMA!” imbuhnya.
Trump yang berusia 74 tahun berada dalam risiko tinggi untuk terkena komplikasi serius akibat virus Corona. Diagnosis positif ini menjadi pukulan besar bagi Trump yang selama ini berusaha meyakinkan publik AS bahwa keburukan pandemi Corona telah terlewati.
Sebelumnya, dalam wawancara via telepon dengan Sean Hannity dari Fox News, Trump mengakui dirinya dan Melania menghabiskan banyak waktu bersama Hicks yang menjadi penasihat dekatnya. Namun Trump menyebut Hicks selalu memakai masker. Dia menduga Hicks tertular Corona saat berinteraksi dengan pendukung.
Baca juga: 33 Univeristas di Inggris Terinfeksi Covid-19, Ribuan Mahasiswa Isolasi Mandiri
Menurut seorang pejabat pemerintahan Trump yang enggan disebut namanya, seperti dilansir Associated Press, Hicks mulai merasakan gejala ringan selama perjalanan pulang dengan pesawat dari kampanye di Minnesota pada Rabu (30/9) malam waktu setempat.
Di dalam pesawat, menurut pejabat ini, Hicks dikarantina menjauh dari orang lain. Hasil tes Hicks pada Kamis (1/10) waktu setempat menyatakan dia positif Corona.
Berita Presiden AS Donald Trump positif Covid-19 telah berimbas ke pasar saham dan keuangan di Indonesia. Nilai Tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pun melemah 29 poin menjadi Rp 14.864 pada penutupan perdagangan pekan ini, Jumat 2 Oktober 2020. Tak jauh berbeda, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut melorot 0,87 persen ke level 4.926,73.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahi Assuaibi mengatakan melemahnya rupiah di pasar spot terpengaruh oleh sejumlah faktor eksternal. Tak terkecuali berita Donald Trump Positif Covid-19 yang telah terkonfirmasi.
“Presiden Donald Trump kembali membuat geger jagat keuangan. Bukan dari kebijakan yang kontroversial, kali ini karena tweet dari Trump mengkonfirmasi dirinya dan First Lady Melania Trump positif corona,” kata Ibrahim, dilansir dari Tempo.co.
Ibrahim mengatakan kondisi ini berpotensi mengurangi jatah kampanye Trump di bursa pemilihan presiden. Musababnya, tenggat waktu kampanye Pemilu AS tinggal sebulan. (lna)

Leave a Reply