Dies Natalis Ke-63, UNDIP Masuk Fase V Penguatan Universitas Riset

Foto: kampusundip.com

JoSS, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menggelar acara upacara akademik Dies Natalis yang ke-63, hari ini, Kamis (15/10/2020). Mengacu pada tahapan pencapaian visi UNDIP sebagai universitas yang unggul, saat ini masuk pada fase V (2020-2024) yakni Penguatan Universitas Riset.

Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH.,M.Hum mengatakan memasuki fase V, Undip terus mendukung dan memacu hasil riset untuk kemanfaatan rakyat.

“UNDIP terus mendukung riset para peneliti dengan pengembangan laboratorium yang sesuai standar, peningkatan kualitas SDM dengan memberikan beasiswa untuk studi lanjut, hak paten dan hilirisasi hasil riset,” kata Rektor Undip.

Lebih lanjut Prof. Yos menyampaikan Undip sebagai perguruan tinggi terbesar dan terbaik di Jawa Tengah telah turut berperan, bersinergi bersama dengan pemerintah Jawa Tengah menjadi problem solving permasalahan di Jawa Tengah.

Terlebih pada masa pandemi saat ini, inovasi dan riset peneliti Undip mendukung pemerintah untuk percepatan penangangan pandemi Covid 19.

“Berbagai inovasi dan riset peneliti Undip dalam rangka membantu penanganan Covid-19 di Jateng Di antaranya dengan menciptakan robot yang berfungsi untuk pelayanan dengan mengurangi kontak langsung. Selain itu juga menciptakan robot untuk membantu tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit untuk melayani pasien covid,” jelasnya.

Prof Yos menuturkan hasil riset lainnya yakni produk riset zeta green yang ditempatkan di ruangan untuk menyerap udara kotor yang mengandung virus dan bakteri yang kemudian diproses menjadi udara bersih.

Baca juga: Dies Natalis ke-63 UNDIP Tanam 1.063 Pohon di Hutan Penggaron

Adapun rangkaian Dies Natalis ke-63 UNDIP diawali dengan bhakti sosial yang dilakasanakan pada 2 Oktober 2020. Pada acara bhakti sosial dibagikan sejumlah 940 paket sembako kepada warga di lingkungan kampus. Selain bantuan paket sembako dari Sido Muncul, dibagikan juga masker dan hand sanitizer dari IKA UNDIP dengan dibantu JNE untuk pengirimannya.

Selain bhakti sosial, dilaksanakan juga turnamen olah raga bulu tangkis pada Rabu(7/10/2020) dan tenis pada Sabtu(10/10/2020). Dilanjut dengan penanaman pohon di hutan penggaron pada Minggu(11/10/2020).

Acara puncak adalah Sidang Terbuka Senat Akademik dengan acara Upacara Dies Natalis ke-63 Undip pada kamis (15/10/2020) yang digelar daring. Dalam acara tersebut akan digelar orasi ilmiah secara virtual oleh Wapres RI Ma’ruf Amin dengan tema “Pemanfaatan Riset Ekonomi Syariah Bagi Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Pesisir dalam Tatanan Normal Baru”.

Selain juga menggelar seminar internasional yang dilaksanakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) selaku panitia penyelenggara Dies Undip tahun ini.

Sejarah UNDIP

Dimulai pada tahun 1957 ditetapkan sebagai tahun berdirinya Undip, dengan memperhatikan realitas sejarah bahwa Universitas Semarang sebagai universitas swasta – yang berdiri tahun 1957 merupakan embrio Undip.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1961 Undip merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang berkedudukan di Semarang, Ibu Kota Propinsi Jawa Tengah.

Kemudian status UNDIP berkembang menjadi Badan Layanan Umum (BLU) berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan nomor 259/KMK.05./2008 tanggal 15 September 2008 tentang Penetapan Universitas Diponegoro pada Departemen Pendidikan Nasional sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.

Selanjutnya Universitas Diponegoro dalam pengelolaan keuangan mengikuti pola Pengelolaan Badan Layanan Umum. Tepat pada 3 Januari 2017, Undip memantapkan entitas sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 81 Tahun 2014 tentang Penetapan Universitas Diponegoro sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*