
JoSS, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta mengambil tindakan tegas, menyusul penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air yang makin mengkhawatirkan, dua hari terakhir sudah diposisi 200.000.
“Mengingatkan pemerintah untuk ingat waktu injak rem dan mengutamakan kesehatan serta keselamatan masyarakat dalam upaya menangani pandemi Covid-19,” kata Puan dalam keterangan resminya, Kamis (10/9).
Lebih lanjut, Puan mengaku prihatin melihat data ribuan anak-anak berusia di bawah 19 tahun yang terkonfirmasi Covid-19 dari 200 ribu jumlah kumulatif yang positif tersebut.
Oleh karena itu, Puan meminta agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah meningkatkan sosialisasi dan pelaksanaan protokol kesehatan hingga ke tingkat keluarga.
“Pemerintah harus menggerakkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga,” kata politikus PDIP tersebut.
Selain itu, Puan turut meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dan konsisten saat menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengatasi corona.
Masyarakat, lanjut dia, telah menaruh harapan besar pada pemerintah agar tegas mengendalikan dan menangani pandemi ini
“Jangan sia-siakan pengorbanan masyarakat yang berdiam diri di rumah. Aturan-aturan PSBB jangan hanya di atas kertas, tapi harus dilaksanakan, konsisten, dan tegas dalam pengawasannya,” kata Puan.
Untuk diketahui, sebelumnya, Pemprov DKI telah memutuskan menarik rem darurat untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Rencana tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam jumpa pers yang digelar secara daring, Rabu (9/9) malam.
Baca juga: Tembus 200 Ribu Kasus, AS Dan Sejumlah Negara Larang Warganya Bepergian ke Indonesia
Sementara itu, kasus baru positif Covid-19 di RI pada Kamis (10/9) kembali memecahkan rekor harian sebelumnya yakni 3.861 kasus.
Berdasarkan data yang diterima dari Humas BNPB, Kamis (10/9/2020), total kumulatif kasus Corona di RI per hari ini sebanyak 207.203 kasus. Data tersebut dihimpun secara berkala setiap hari pada pukul 12.00 WIB.
Dari 3.861 kasus Corona yang ditemukan hari ini, sebagian besar berada di DKI Jakarta dengan 1.274 kasus. Disusul Jawa Timur dengan 381 kasus dan Jawa Tengah dengan 375 kasus.
Selain kasus positif, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah. Sebanyak 2.310 telah dinyatakan sembuh dari Corona hari ini.
Jumlah kasus pasien COVID-19 yang meninggal dunia juga mengalami penambahan. Terdapat 120 pasien positif Corona yang meninggal hari ini.
Sementara itu, terpisah, Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 menyebut langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kembali mengetatkan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah tepat.
Pasalnya, dalam lima pekan terakhir, penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Ibu Kota RI tersebut semakin masif.
Juru Bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, penyebaran virus corona di Jakarta sebetulnya sempat menurun saat Jakarta menerapkan PSBB April-Juni 2020. Namun, angka tersebut kembali merangkak naik ketika Gubernur DKI Jakarta menerapkan PSBB Transisi sejak awal Juni lalu.
Bahkan, kata Wiku, dalam lima pekan terakhir, lima kota di Jakarta berstatus zona merah.
“Ini menunjukkan kondisi dengan tingkat penularan yang cukup tinggi, maka dari itu perlu pengetatan,” kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung dalam saluran Youtube Sekretaris Presiden, Kamis (10/9). (lna)

Leave a Reply