JoSS, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali menunda pengumuman untuk calon wali kota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020. Sedianya, paslon yang bakal diusung di Pilwalkot Surabaya bakal diumumkan bersamaan dengan 61 calon kepala daerah lain hari ini, Jumat (28/8).
Pengumuman kepala daerah di 4 provinsi dan 57 kabupaten/kota disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani secara virtual. Puan mengumumkan bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Seluruh paslon dari wilayah Timur yaitu pulau Sumatera hingga Papua sudah diumumkan. Namun ketika sampai di bagian Surabaya, pengumuman tidak jadi disampaikan.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan, nama itu sudah ada di sebuah amplop tertutup. Puan menunjukan amplop tertutup itu ketika selesai membacakan 4 pasangan calon gubernur-wakil gubernur dan 58 calon wali kota/bupati PDIP di pengumuman gelombang IV yang dilaksanakan secara virtual. Amplop itu yang berisi nama calon walikota-calon wakil walikota Surabaya.
Awalnya, Puan memanggil para pengurus PDIP di Jawa Timur dan Surabaya. Namun, karena masalah teknis akibat jaringan internet, para pengurus Jawa Timur belum bisa masuk. Puan lalu mengambil inisiatif dan menyatakan bahwa sudah ada nama-nama calon dari PDIP yang akan diumumkan.
“Terkait calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah untuk kota Surabaya ini sudah ada suratnya. Karena belum tersambung, nanti akan diumumkan pada waktu yang akan datang,” ujar Puan dalam konfrensi pers secara virtual, Jakarta, Jumat (28/8).
Baca juga: Bali Tunda Terima Turis Asing Hingga 2021
Puan menegaskan, PDIP sudah siap berkompetisi di Pilwali Kota Surabaya. Partainya akan berjuang sekuat tenaga mengantarkan calon yang diusung sebagai pemenang.
“Jadi, terkait dengan Kota Surabaya, DPP PDIP tentu saja sudah mempunyai nama yang akan dimasukkan sebagai calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah. Jadi sebagai informasi, bahwa PDIP siap untuk maju di kota Surabaya,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, PDIP sudah memberikan rekomendasinya kepada 14 dari 19 daerah yang menggelar Pilkada 2020 di Jatim. Sehingga kurang lima daerah yang belum diumumkan. Yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Jember, Situbondo, dan Pacitan.
Sementara terpisah, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partai berlogo banteng moncong putih ini mendengarkan semua masukan dari masyarakat Kota Surabaya itu sebagai kelanjutan kepemimpinan Tri Rismaharini
“Karena Ibu Risma terbukti mampu membangun Surabaya dalam wajah kebudayaan, wajah keindahan, wajah kota hijau dan asri,” kata Hasto, dilansir dari jawapos.com.
Diketahui, DPC PDIP Kota Surabaya sudah melakukan rekomendasi enam nama calon kepala daerah ke DPP PDIP Pusat. Mereka adalah Wakil Wali Kota Wishnu Sakti Buana, pengurus DPC Surabaya Dyah Katarina, kemudian Armuji, Anugrah Ariyadi, Ony Setiawan, dan Eddy Tarmidi.
Sementara bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin sudah mengantongi delapan rekomendasi dari partai politik. Diantaranya adalah PKB, PKS, PPP, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN dan Gerindra.
Hanya tinggal PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang belum menentukan sikapnya di Pilwali Kota Surabaya ini. (lna)

Leave a Reply