
JoSS, RUSIA – Tokoh oposisi terkemuka Rusia Alexei Navalny saat ini berada dalam kondisi tidak sadarkan diri atau koma setelah diduga diracun sebelum atau selama penerbangan pada Kamis (20/8). Tim dokter di Rusia tak izinkan pasien tersebut dipindahkan rumah sakit.
Kepala tim dokter yang merawat Navalny mengatakan timnya tidak akan mengizinkan Alexei Navalny, dipindahkan dari sebuah rumah sakit di Siberia ke salah-satu rumah sakit di Jerman, menyusul dugaan mengalami keracunan.
Dia mengatakan pasiennya tidak cukup sehat untuk dipindahkan. Namun juru bicara sang tokoh oposisi itu menyebut keputusan itu “ancaman langsung bagi hidupnya”.
Sebelumnya para pegiat di Jerman telah mengirim pesawat untuk membawanya ke Berlin untuk mendapatkan perawatan maksimal.
Pria yang membantu mantan agen KGB Vladimir Putin menjadi presiden. Navalny adalah sosok pengkritik paling terkemuka Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Baca juga: Mantan Ahli Strategi Donald Trump, Steve Bannon Ditangkap Atas Dugaan Penipuan
Dia jatuh sakit selama penerbangan pada hari Kamis. Timnya mencurigai ada sesuatu yang dimasukkan ke dalam minuman tehnya di kafe di sebuah bandara.
Dilansir dari BBC, Kepala dokter di rumah sakit Siberia, Alexander Murakhovsky, mengatakan kepada wartawan pada Jumat bahwa kondisi Navalny telah sedikit membaik, tetapi dia masih tidak stabil.
Dia mengatakan persoalan perizinan perlu diselesaikan terlebih dahulu sebelum Navalny dapat dipindahkan.
Tapi juru bicara Navalny mengatakan keputusan tersebut “mematikan” bagi Navalny jika dia tetap dirawat di sebuah rumah sakit Siberia.
“Larangan pemindahan Navalny [ke Jerman] merupakan ancaman bagi kehidupannya,” kata juru bicara Navalny, Kira Yarmysh, melalui cuitan di Twitter.
Sebelumnya, tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny sedang tidak sadarkan diri di rumah sakit, karena diduga keracunan, kata juru bicaranya.
Alexei Navalny jatuh sakit saat berada penerbangan sehingga pesawat harus melakukan pendaratan darurat di Omsk. Dokter mengatakan ia dalam keadaan koma dan mereka berusaha menyelamatkan nyawanya.
Atas kejadian itu sebuah yayasan perdamaian Jerman berharap dapat mengirimkan ambulans udara untuk membawa Alexei Navalny ke Berlin guna mendapatkan perawatan maksimal.
Peralatan medis dan dokter-dokter spesialis juga telah siap untuk menjemput Navalny, kata kepala LSM Cinema for Peace Jerman.
Rusia telah menunjukan indikasi akan mengizinkan langkah tersebut, setelah sebelumnya istri Navalny mengatakan dokter menolak untuk mengeluarkannya. (lna)

Leave a Reply