[widget id="text-5"]

Dikhawatirkan Ulangi Perbuatannya, Penangguhan Jerinx Ditolak

Jerinx | Foto: medcom.id

JoSS, DENPASAR – Penangguhan penahanan dengan jaminan istri dan ayahnya ditolak, Drumer Band Superman Is Dead, Jerinx kembali dijebloskan ke ruang tahanan Polda Bali, Selasa (18/8).

Kuasa hukum Jerinx, I Wayan Gendo Suardana membenarkan pengajuan penangguhan penahanan kliennya tak dikabulkan. “Permohonan penangguhan klien kami tak dikabulkan dengan alasan keputusan tim,” kata Gendo.

Polda Bali menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan drummer Superman Is Dead (SID) I Gede Astina alias Jerinx atas kasus ujaran kebencian yang menjeratnya. “[Penangguhan penahanan] ditolak,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Ia mengatakan alasan penolakan permohonan penangguhan karena polisi khawatir Jerinx akan kembali mengulangi perbuatannya.

Jerinx ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian ‘IDI kacung WHO’ yang diposting di akun instagramnya @jrxsid, beberapa waktu lalu. Penetapan itu setelah dalam gelar perkara penyidik menemukan terpenuhinya unsur pidana.

Baca juga: Tidur Dengan Banyak ‘Sponsor’ Mantan Member Girlband Korea Ini Hamil

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, langsung dilakukan penahanan terhadap Jerinx pada Rabu (12/8). Polisi menjerat Jerinx dengan pasal 28 ayat (2) jo pasal 45A ayat (2) UU ITE.

Di hari yang sama, dua personel Superman is Dead (SID), Bobby dan Eka, menyambangi Polda Bali sembari memakai kaus bertuliskan seruan pembebasan rekan mereka, Jerinx.

Bobby dan Eka datang ke Polda Bali memenuhi panggilan polisi untuk memberi kesaksian terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret Jerinx.

Mereka datang dengan kaus hitam bertuliskan, “Nyalakan Tanda Bahaya. Bebaskan Jerinx SID.” Selain kaus, mereka juga membawa selebaran yang berisi seruan untuk membebaskan Jerinx. Sejumlah teman Jerinx juga sempat berfoto di depan Polda Bali sekaligus menyerukan agar Jerinx dibebaskan.

Eka juga sempat menyampaikan pesan agar Jerinx kuat menjalani proses hukum ini. Ia meminta Jerinx tetap semangat agar bisa selalu berpikir jernih meski dalam situasi seperti ini.

“Biar Jerinx tetap kuat, tetap sehat, dan semangat. Itu poin pertama agar bisa berpikiran jernih. Ikuti selalu prosesnya dan tetap kuat,” kata Eka, pembetot bass SID. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]