
JoSS, SEMARANG – Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Yos Johan Utama meresmikan Jembatan Sikatak di jalan Prof Sudarto tepatnya di depan Rusunawa Undip, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang Semarang. Adanya jembatan ini memangkas akses masyarakat di sekitar kampus yang akan menuju Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND).
Prof Yos menambahkan jembatan ini menghubungkan jalur lingkar luar Undip di sisi timur yang terputus Sungai Krengseng, sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar yakni Jurangbelimbing, Permata hijau, Sekip dan sekitarnya cukup lewat jalan lingkar tanpa harus memutar atau melewati pintu gerbang kampus.
“Alhamdullilah, hari ini kita bisa meresmikan jembatan Sikatak, yang menghubungkan jalan yang terputus, sejak Undip dibangun sekitar tahun 1983. Sekarang sudah terhubung, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Akses menuju Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) kini menjadi lebih cepat dan lancar,” katanya dalam peresmian Jembatan Sikatak, di Kelurahan Bulusan, Kecamatan tembalang Semarang, Jumat (3/7).
Rektor menuturkan, Undip akan terus berupaya untuk menjadi lebih baik, menyelesaikan satu persoalan dan perencanaan, baik pembangunan infrastruktur pendukung, gedung kampus maupun sistem informasi teknologi (IT) dengan aplikasi terpadu.
Baca juga: Undip Ciptakan Robot Untuk Bantu Melatih Otot Pasien Stroke, Begini Cara Kerjanya

“Sebelum akhir masa jabatan saya 2024, semua masalah harus terselesaikan satu persatu. Kita jadikan Undip lebih baik. Alhamdullilah sistem keuangan kita juga sudah mapan dan didukung sistem teknologi yang baik. Untuk gedung nanti akan kita bangun lagi gedung baru di sebelah barat, belakang BNI. Satu persatu kita wujudkan,” tuturnya.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) Jembatan Sikatak, Ir. Baskoro Rochaddi mengatakan pembangunan jembatan Sikatak ini dibangun dalam waktu 10 bulan atau 300 hari kalender mulai 19 Juli 2019 – 13 Mei 2020, dengan dana Undip (Non – APBN) sebesar Rp22,24 miliar.
Dia menambahkan, jembatan sikatak direncanakan pada tahun 2015 dan 2016 sebagai bagian dari outer ring road Undip sisi timur sesuai master plan Undip, hanya memang pelaksanaan tidak langsung dikerjakan.
“Jembatan ini direncanakan sejak 2015-2016, tapi memang tidak langsung dikerjakan. Sehingga saat pembangunan jembatan Kalikangkung di jalan tol Semarang-Batang dibangun pada 2019 kami semua terkejut, karena kok mirip. Padahal kita merencanakan pada 2015 lalu,” katanya.
Dia menuturkan tujuan dibangunnya jembatan ini adalah untuk mengakomodasi pergerakan arus lalu lintas dari jalan lingkar Undip menuju jalan Prof. Soedharto tanpa harus memutar arah atau memasuki kampus Undip. (lna)

Leave a Reply