KA Kedungsepur Jurusan Semarang Poncol – Grobogan Ngrombo Beroperasi Kembali

KA Kedungsepur | Foto: liaherliana.blogspot.com

JoSS, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengoperasikan KA Kedungsepur jurusan Semarang stasiun Poncol – Grobogan stasiun Ngrombo mulai hari ini, Senin (8/6). Kereta lokal yang sempat dihentikan sejak pertengahan April lalu akibat pandemi Covid-19 ini hanya ada empat perjalanan.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan pengoperasian KA lokal ini akan menerapkan protokol kesehatan ketat guna mencegah semakin menyebarnya virus corona.

“KA Kedungsapur akan kembali beroperasi mulai 8 Juni, tentunya dengan protokol lengkap yang ketat,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan KA Kedungsepur ini dalam sehari akan jalan 4 kali atau 2 trip pp. Jadwalnya pun masih sama, yakni jurusan Semarang Poncol-Ngrombo pukul 06.20 WIB dan 14.10 WIB. Sedang, Ngrombo-Semarang Poncol pukul 10.00 WIB dan 17.00 WIB.

“KA Kedungsepur berjalan mulai tanggal 8-30 Juni 2020 tetap dengan pembatasan kapasitas tempat duduk, yakni dibatasi maksimal 50 persen atau 68 tempat duduk  saja. Normalnya, kereta api ini berkapasitas 136 tempat duduk. Pengaturan tempat duduk ini memperhatikan Physical Distancing yang harus ditaati,” tuturnya.

KA Kedungsepur merupakan KA Lokal PSO. Kereta ini melayani aktivitas naik-turun penumpang di Stasiun Semarang Poncol, Semarang Tawang, Alastua, Brumbung, Gubug, Karangjati, Sedadi, dan Ngrombo (PP).

Baca juga: PT KAI Perpanjang Kebijakan Pengembalian Pembatalan Tiket Hingga 17 Juni

Ia menjelaskan pada setiap pemberangkatan KA, terdapat protokol kesehatan yang harus dipenuhi oleh para penumpang. Calon penumpang diwajibkan memakai masker serta akan diperiksa suhu tubuhnya saat akan naik ke atas kereta. Calon penumpang dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celcius akan dilarang naik kereta.

Selain penumpang, para petugas KAI yang melayani pelanggan dan kontak langsung jarak dekat. Mereka juga melakukan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan asesment sebelum berdinas secara disiplin.

Dengan prosedur yang telah dilakukan tersebut, PT KAI meminta kerja sama kepada calon penumpang untuk cuci tangan menggunakan sabun sebelum masuk stasiun maupun menggunakan hand sanitizer saat berada di dalam kereta.

“Di samping itu, PT KAI juga mengharapkan kepada pemerintah daerah atau pemerintah tingkat desa untuk lebih waspada mengelola perlintasan sebidang di wilayahnya agar terciptanya keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan penggunaan jalan,” tambahnya.

Dengan harga tiket terjangkau hanya Rp 10 ribu per orang, masyarakat tidak perlu repot antri di stasiun, kecuali pembelian Go-Show. Pemesanan tiket dapat dilayani H-7 lewat Aplikasi KAI ACCESS, kecuali pembelian Go Show yakni tiga jam sebelum KA berangkat. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*