Hari Ini 85 Universitas Gelar UTBK-SBMPTN, Seleksi Awal Pengecekan Medis Covid-19

Ilustrasi | Foto: wikihow.com

JoSS, JAKARTA – Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di 85 universitas negeri dan PTN dibuka hari ini, Selasa (2/6). Calon mahasiswa dapat mengakses situs resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) di portal.ltmpt.ac.id.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi bakal menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus korona (covid-19) saat UTBK-SBMPTN 2020.

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetya mengatakan calon peserta yang tidak lolos pengecekan medis covid-19 tidak diizinkan untuk mengikuti tes. “Dan kalau itu tidak lolos screening kesehatan dan itu sudah ada disclaimer-nya. Tidak akan diizinkan (ikut UTBK),” katanya dalam sosialisasi pendaftaran UTBK-SBMPTN 2020 di kanal Youtube LTMPT, Minggu, 31 Mei 2020.

Kebijakan ini, kata dia, merupakan kesepakatan panitia. Tujuannya, mencegah penularan covid-19 dan ujian tetap bisa berlangsung dengan standar protokol kesehatan.

Budi menyampaikan panitia memang tidak mewajibkan calon peserta membawa surat keterangan sehat dari covid-19. LTMPT hanya meminta calon peserta menggunakan masker selama ujian berlangsung, menjaga kebersihan, terutama tangan, dan menerapkan physical distancing.

“Minimal saat pelaksaan UTBK itu harus membawa masker, kalau hati-hati pelindung wajah, sarung tangan, silakan,” ujarnya.

Budi mengatakan, mereka yang tak lolos pengecekan medis dan tak bisa mengikuti ujian, tidak ada kesempatan pengganti. Makanya, ia mengingatkan pentingnya tetap menjaga kesehatan sampai pada hari ujian.

“Tidak ada waktu pengganti, pendaftaran di depan, kecuali force major, banjir, listrik mati,” ucapnya.

UTBK-SBMPTN 2020 akan digelar pada 5 Juli sampai 12 Juli 2020. Terdapat 74 Pusat UTBK yang dapat dipilih. Sementara pendaftarannya, dimulai 2 Juni 2020. Pendaftar disarankan untuk memilih tempat tes terdekat dengan tempat tinggal saat ini.

Baca juga: Penerimaan Mahasiswa Baru Undip Jalur Mandiri Masih Dibuka Hingga 20 Juli, Begini Caranya

Budi menjelaskan, salah satu yang mesti diperhatikan yakni peserta yang berhak mendaftar hanya pemilik akun LTMPT. Kemudian, pendaftaran dilakukan di laman portal LTMPT, dengan Single Sign On (SSO).

“Peserta disarankan mengikuti di pusat tes UTBK kota masing-masing,” katanya.

Budi mengingatkan pemilihan lokasi tes di dekat domisili penting menjadi perhatian bagi guru Bimbingan Konseling (BK) dan pendaftar. Pasalnya, sebaran virus korona (covid-19) masih belum bisa dikendalikan.

“Dengan adanya covid-19 minta tolong adik-adik bisa mengikuti tes di kota masing-masing, jadi yang Surabaya, ya (tes) Surabaya saja lah,” ujarnya.

Peserta juga hanya diizinkan mendaftar dan mengikuti UTBK sebanyak satu kali. Makanya, peserta harus benar-benar teliti pada saat pendaftaran.

“Konsekuensinya tadi bahwa tolong betul-betul teliti dan hati-hati sebelum adik-adik melakukan finalisasi. Karena kalau sudah finalisasi, cetak kartu, berarti sudah enggak bisa apa-apa lagi,” jelasnya.

UTBK-SBMTPN 2020 memfasilitasi 8 Politeknik Negeri, dan 85 PTN. Ini harus menjadi perhatian, karena pemilihan prodi tidak boleh lintas PTN ke Poltek atau sebaliknya.

Budi menjelaskan hak pemilihan dua program studi itu harus sama. Misalnya, prodi pilihan pertama di perguruan tinggi, yang kedua harus juga di perguruan tinggi, tidak bisa salah satu memilih prodi di Politeknik.

“Kebalikannya kalau memilih Poltek sebagai pilihan prodi pertama, pilihan prodi kedua harus memilih di Poltek, ini harus kami sampaikan,” tuturnya.

Selanjutnya yang perlu menjadi perhatian yakni pemilihan prodi harus menyesuaikan jurusan ketika di SMA/Madrasah Aliyah, dengan yang sudah di tetapkan oleh PTN. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*