Perayaan Waisak Dilakukan Secara Online, Prosesi Di Candi Borobudur Ditiadakan

Ilustrasi | Foto: radarjogja.jawapos.com

JoSS, JOGJA – Prosesi dan ritual Perayaan Hari Waisak yang biasa dilakukan di Candi Borobudur maupun Candi Sewu Prambanan serta prosesi pengambilan air suci di Umbul Jumprit, ditiadakan. Umat Buddha diminta melakukan Ibadah di rumah masing-masing melalui layanan ibadah online yang disediakan Permabudhi (Persatuan Umat Buddha Indonesia).

Kepastian itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Romo Agus Setyawan Suwarno. Romo Agus memastikan bahwa ritual Perayaan Waisak 2564 BE/2020 yang jatuh pada Kamis (7/05/2020) pukul 17.44.51 WIB hanya dilakukan di rumah masing-masing. Keputusan itu sesuai himbauan Sangha Theravada Indonesia yang meminta segala bentuk ritual dan kerumunan massa ditiadakan.

“Kami tidak melakukan prosesi seperti tradisi perayaan Waisak sebelumnya. Pertimbangannya karena kondisinya seperti ini, dan menghormati aturan yang sudah diterapkan pemerintah,” ujar Romo Agus Setyawan Suwarno di Jogja,  Selasa (5/5/2020).

Sebagai gantinya, untuk mengenang detik-detik Waisak, umat Budha tetap bisa beribadat bersama dengan panduan yang diberikan pimpinan Sangha secara online. “Kami akan menginduk ke Jakarta, berdoa dari rumah secara online dan tetap bersama dalam menyambut detik-detik Waisak,” ungkap dia.

Dengan keputusan tersebut, dipastikan berbagai prosesi dan ritual yang berkait dengan Perayaan Waisak tahun 2020 tidak digelar. Bahkan, Permabudhi menyatakan persiapannya pun tidak ada, sehingga jika ada pihak-pihak yang melakukannya dipastikan di luar Permabudhi.

Baca juga: Kampung Edukasi Watu Lumbung Disulap Jadi Griya Karantina Yang Menyenangkan

Adapun dalam tahun ini, tema perayaan Waisak yang ditetapkan adalah “Mawas Diri dan Toleransi Jaga Keharmonisan Bangsa”. Tema ini menyerukan agar seluruh umat Budha di Indonesia untuk mematuhi imbauan pemerintah, juga tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak.  Kepatuhan untuk tidak menggelar kegiatan, bukan hanya di tempat umum, tapi juga di di lingkungan sendiri.

Mengenai kegiatan pujabakti dan meditasi detik-detik Waisak yang harus dilakukan di rumah masing-masing, akan disediakan panduan oleh Bikhu secara online. Sangha Theravada Indonesia sudah mempersiapkan link media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram dan media sosial lainnya untuk mendukung livestreaming perayaan Waisak 2564 B.E Tahun 2020.

Pada peringatan puja bakti detik-detik Waisak yang dilakukan di wihara, hanya dilakukan oleh Sangha atau Pandita atau Pengurus yang tinggal di wihara saja. Umat tidak diperbolehkan turut serta .”Umat harus tetap berada di rumah,” saran Romo Agus.

Dari pengelola PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko diperoleh keterangan bahwa pengelola melakukan penutupan akses bagi wisatawan terhadap beberapa Destinasi Wisata yang dikelola sampai 13 Mei 2020. Dengan demikian destinasi seperti Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, Ratu Boko, Unit Teater Dan Pentas Ramayana, tidak diperkenankan dipakai untuk kegiatan.

Edy Setijono, Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, penutupan ini dilakukan dengan melihat terus perkembangan kasus pandemi Covid-19 yang berada di kawasan Jawa Tengah dan juga Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan demikian ritual keagamaan juga tidak bisa dilakukan di kawasan Candi. (wid)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*