Glenn Fredly dan Pupusnya Mimpi Konser 25 Tahun

Glenn Fredly

JoSS, JAKARTA – Glenn Fredly pernah menyampaikan keinginannya untuk menggelar konser 25 tahun kariernya di dunia pusik pada tahun ini. Namun sayang, mimpi itu pupus karena suami dari Meutia Ayu ini lebih dahulu menghadap Sang Pencipta.

Pria yang memiliki nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo itu meninggal dalam usia 44 tahun, akibat sakit meningitis atau radang selaput otak yang dideritanya salam beberapa bulan terakhir.

Penyanyi bersuara indah yang baru menyandang status sebagai ayah 40 hari terakhir ini meninggal meningga; Rabu 8 April 2020, pukul 18.00 di Rumah Sakit Setia Mitra, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Glenn telah merencanakan bahwa perayaan kariernya tersebut akan dibuat lebih istimewa. Hal itu diungkapkannya kala menjadi salah satu tamu kejutan di gelaran Festival Sewindu Tulus di Jakarta pada November 2019 silam.

“Tahun depan [2020], saya 25 tahun berkarya, tidak ada konser di Jakarta tapi saya akan ajak melihat Indonesia Timur,” ungkap Glenn, di sebuah stasiun televisi swasta, belum lama ini. Hanya saja, Glenn saat itu tak memberi detail lebih lanjut soal kota yang menjadi tujuan perayaannya.

Glenn Fredly mengawali kariernya bermusik dengan menjadi vokalis band Funk Section pada 1995, tepat satu tahun setelah dirinya lulus SMA. Tiga tahun kemudian, Glenn bernyanyi solo dan meluncurkan sebuah album bertajuk GLENN dengan bermodalkan 8 buah lagu, termasuk hit Kau dan Cukup Sudah.

Saat itu, musisi kelahiran 30 September 1975 ini memilih bernaung di bawah label Sony Music Indonesia.

Baca juga: Duka Sahabat Atas Meninggalnya Glenn Fredly

Glenn kemudian meluncurkan album kedua pada 2000 yang memuat beberapa hits seperti “Salam Bagi Sahabat” dan “Kasih Putih”. Meski cukup dikenal, tapi dua album debut milik Glenn sempat dianggap tak menguntungkan dari segi popularitas maupun penjualan.

Ketika album ketiga dirilis, Glenn disebut berhasil mematahkan keraguan label. Lewat album bertajuk “Selamat Pagi, Dunia!,” ia sukses melahirkan hit besar seperti Januari, Terpesona, serta Sekali Ini Saja. Semasa hidupnya, Glenn telah merilis 10 album penuh, satu album rohani, serta satu album kompilasi.

Dia tak hanya berkarier secara solo, tapi kemudian juga membentuk trio bersama Tompi dan Sandhy Sondoro bernama Trio Lestari. Terlepas dari itu, ia juga menekuni karier sebagai produser musik untuk album milik grup Pasto dan solois wanita, Yura Yunita.

Setiap tahunnya, Glenn pun aktif menggelar konser tribut bagi sejumlah musisi legendaris idolanya, sejak empat tahun silam. Di antaranya, Ruth Sahanaya, Yovie Widianto, Koes Ploes Bersaudara, serta Slank.

Konser tersebut biasanya digelar tepat pada hari ulang tahun Glenn dan diberi tajuk “Tanda Mata dari Glenn Fredly.”

Jenazah Glenn Fredly akan dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta, pada hari ini, Kamis (9/4). Namun, pihak keluarga meminta penggemar tak menghadiri prosesi tersebut karena situasi tidak memungkinkan.

Adik kandung Glenn Fredly, Uci, mengatakan bahwa kakaknya akan dikebumikan setelah ibadah pelepasan pukul 11.00 WIB.

“Kita kelar ibadah jam 11 ibadah pelepasan. Akan ada banyak penghormatan terakhir dari teman-teman musisi, apalagi bandnya,” ujar Uci saat ditemui di rumah duka Heaven Dharmais, Jakarta, seperti dilansir Detik.com.

Setelah ibadah tersebut, Glenn akan langsung dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Namun sebelumnya, pihak keluarga meminta pelayat tidak menghadiri pemakaman tersebut. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*