
JoSS, SEMARANG – Tujuh rumah sakit di Jawa Tengah memberikan layanan gratis untuk pemeriksaan atau screening kesehatan terkait virus corona. Bagi masyarakat yang mengalami keluhan gejala seperti demam hingga sesak nafas diminta segera memeriksakan diri.
Tujuh rumah sakit tersebut terdiri dari RSUD Dr Moewardi Surakarta, RSUD Dr Margono Soekarjo Purwokerto, dan RSUD Kelet Jepara. Kemudian RSJD Surakarta, RSJD Dr Amino Gondohutomo Semarang, RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten, dan RSUD Tugurejo Kota Semarang.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan bagi masyarakat yang merasakan keluhan tersebut dan baru pulang dari luar negeri apalagi dari negara-negara yang memiliki kasus penyebaran virus corona tinggi, bisa segera memerikasakan diri.
“Jadi kalau anda barusan bepergian ke luar negeri atau ke daerah yang ada pasien Corona positif kemudian mengalami pilek, demam, batuk ya periksa saja. Biaya kami tanggung gratis,” katanya.
Dia menambahkan, jika diperiksa dan dinyatakan suspect Corona maka akan ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan akan dirujuk ke rumah sakit rujukan. Ganjar mengimbau masyarakat tidak perlu takut jika dinyatakan positif. “Tapi kalau ternyata flu demam biasa ya pulang,” tegasnya.
Saat ini ada 58 unit rumah sakit di Jateng yang bisa menjadi rujukan untuk pasien suspect Corona. Ganjar berharap rumah sakit yang menyediakan pemeriksaan gratis bisa bertambah. “Bisa saja (di kabupaten/kota) berkoordinasi dengan bupati wali kota,” terangnya.
Baca juga: Cegah Penyebaran Corona Samsat Kota Semarang Sediakan Cairan Antiseptik
Di sisi lain, Ganjar juga meminta peran serta masyarakat untuk melapor jika pernah berkomunikasi atau melakukan kontak fisik dengan pasien positif Corona. Ada nomor telepon yang bisa dihubungi jika masyarakat ingin melapor secara tertutup.
“Tidak usah takut, jangan malu nanti kita siapkan hotline jika ingin sampaikan secara tertutup. Saya sebutkan di sini kalau mau berkomunikasi saya sampaikan nomor teleponnya, 024 3580713 atau bisa ke 082313600560 sehingga bisa disampaikan dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu jumlah pasien positif terinfeksi virus corona di Jateng saat ini bertambah 2 kasus baru, sehingga totalnya menjadi 4 orang. Keduanya adalah perempuan, masing-masing dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang dan RSUD Tidar Magelang.
Kedua perempuan itu diketahui pernah pergi ke wilayah terpapar. Seperti pasien di Magelang yang pernah mengunjungi Malaysia. Sedangkan pasien di Semarang pernah berkunjung ke Bali.
Terkait penambahan jumlah pasien positif Covid 19, Pemprov Jateng mengambil langkah strategis. Di antaranya, tahap penyelidikan epidemiologi untuk melacak riwayat kontak dengan pasien positif.
Catatan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo, hingga saat ini sudah ada 57 orang yang menjadi suspect Covid-19. Dari jumlah tersebut, empat orang didiagnosa positif mengidap Corona.
“Jadi, yang positif empat (orang), tiga (orang) yang positif masih dalam perawatan. Sementara satu orang meninggal. Dari jumlah tersebut, yang masih dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 15 (orang),” ujarnya. (lna)

Leave a Reply