
JoSS, SEMARANG – Bawaslu Kota Semarang terus memantau netralitas aparatur sipil negara (ASN) pada gelaran Pilkada Semarang yang akan diselenggarakan September mendatang. Mengingat bakal calon yang maju merupakan petahana, maka netralitas ASN masuk dalam peta kerawanan.
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti mengatakan, meskipun kontestasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) Semarang 2020 hanya diikuti satu pasangan calon (Paslon), potensi kerawanan akan tetap ada.
“Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan praktik politik uang dalam gelaran pesta demokrasi Pilwakot Semarang ini masih menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi,” katanya seperti dikutip dari Jagaberita.com.
Soal netralitas ASN, Nining menjelaskan, semua Paslon yang berkompetisi pasti akan menggerakan modal sosial. Modal sosial bisa beragam, bagi petahana bisa jadi modal sosialnya berupa birokrasi ataupun ASN.
“Ini yang harus diantisipasi, semua paslon yang masu pasti mengharapkan kemenangan, salah satunya dengan mengerahkan seluruh modal sosialnya,” ungkapnya.
Baca juga: Pengamat: Pilkada di 7 Daerah Jateng Diprediksi Calon Tunggal
Sementara terkait dengan antisipasi adanya politik uang, menurut Nining, calon tunggal bukan berarti tidak ada politik uang. “Meski calon tunggal bukan berarti otomatis menang, sehingga praktik-praktik politik uang bisa saja terjadi, kami selalu mewaspadai itu,” tegasnya.
Nining melanjutkan, Bawaslu RI sudah menyusun Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dilakukan pada September–Desember 2019. Melibatkan 261 Bawaslu kabupaten kota se-Indonesia yang akan melaksanakan pilkada serentak pada tgl 23 September 2020.
“Basis data yang digunakan adalah data pilkada 2018 dan pemilu serentak 2019,” ungkapnya.
Di tingkat Bawaslu RI, IKP telah dilauncing pada 25 Februari 2020 dan diseminasi di tingkat jawa tengah telah dilaksanakan Bawaslu Jawa Tengah pada tanggal 5 Maret 2020.
Kemudian diikuti dengan diseminasi di 21 kabupaten/kota di Jateng yang akan melaksanakan Pilkada serentak, termasuk Kota Semarang. (lna)

Leave a Reply