
JoSS, JAKARTA – Gedung DPR RI di kompleks Senayan Jakarta Pusat Terbakar, Senin (24/2) siang. Titik api diduga berada di lantai delapan, Gedung Nusantara III. Anggota dewan dan masyarakat berhamburan keluar gedung.
Kebakaran terjadi pukul 12.00 WIB. Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Sampai kini petugas pemadam kebakaran masih proses penjinakkan api.
Asap putih tebal memebuhi lobby di Gedung Nusantara III DPR RI. Bunyi alarm tanda kebakaran pun terus menyatla sejak puk 11.52 WIB.
Dikutip dari Suara.com, asap tebal tersebut membuat seluruh pegawai dan pengunjung di DPR kocar – kacir berlarian ke halaman parkjr depan Gedung Nusantara III. Petugas pengamanan dalam pun juga meminta para pegawai ubtuk keluar.
Asap tebal terus memenuhi lobby gedung hingga membuat sesak napas dan jarak pandangan terbatas. Belum ada informasi lebuh lanjut apakah asap tebal ini merupakan bagian dari simulasi kebakaran atau memang telah terjadi kebakaran.
Baca juga: Yudian Tak Lagi Keluarkan Statemen, BPIP Akan Membentuk Divisi Humas
Satu unut mobil pemadam kebakaran juga sudah tiba di depan depan gedung. Hingga berita ini diturunkan, informasi penyebab dari asap tebal yang memenuhi Gedung Nusantara III masih belum diketahui.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril membenarkan peristiwa tersebut. “Iya, kita lagi penanganan,” kata Asril seperti dikutip dari Kompas.com.
Saat ini, petugas masih dalam proses memadamkan dan menyisir api. Sebelumnya diberitakan, asap putih memenuhi lobi Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Asap pekat tersebut muncul sekitar pukul 11.53 WIB. Kemunculan asap tersebut diiringi bel tanda kebakaran. Meski demikian, tidak terlihat ada api di area lobi.
Personel Pasukan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung DPR/MPR RI tampak meminta semua orang yang berada di lobi dan sekitarnya untuk keluar dari gedung tersebut.
Saat ini, area gedung tersebut disterilkan dimulai sekitar pukul 12.00 WIB, Senin (24/2). Anggota DPR, pegawai, hingga masyarakat dilarang masuk ke gedung tempat ruangan para pimpinan itu berada. Petugas keamanan pun tampak menjaga setiap pintu masuk menuju gedung.
“Dilarang masuk,” kata seorang petugas keamanan. Sejumlah polisi juga disiagakan di depan pintu masuk utama Gedung Nusantara III. Polisi membuat barisan barikade. (lna)

Leave a Reply