Kalahkan 42 Penyelenggara E-money, Transaksi BRILink Tembus Rp673 Triliun

Ilustrasi | Foto: mediaindonesia.com

JoSS, JAKARTA – Sepanjang tahun 2019, layanan branchless banking milik Bank BRI yang biasa disebut Agen BRILink mencatatkan transaksi yang fantastis yakni sebesar Rp 673 triliun. Angka ini mengalahkan 42 penyelenggara uang elektronik yang jumlah transaksinya Rp 186,5 triliun.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan sepanjang Januari hingga Desember 2019, Agen BRILink berhasil memproses 521 juta transaksi finansial.

“Apabila dibagi dengan jumlah hari kalender sebanyak 365 hari, maka terdapat lebih dari 1,4 juta transaksi finansial per hari atau 59 ribu transaksi per jam,” katanya pekan lalu seperti dikutip dari CNBCIndonesia.com.

Adapun ke-42 penerbit uang elektronik tersebut mulai dari Bank BCA-Flazz, Bank Mandiri-e money, Bank BNI-Tap Cash, Bank BRI-BRIZZI, PT Dompet Anak Bangsa-GoPay, PT Visionet Internasional-OVO hingga PT Fintek Karya Nusantara-LinkAja.

Setiap bulannya, jumlah transaksi ke-42 penyelenggara uang elektronik tersebut terus mengalami peningkatan, misalnya sepanjang Januari 2019 mencapai Rp 5,8 triliun. Angka ini naik terus setiap bulannya atau lebih dari 3 kali lipat menjadi Rp 16,9 triliun sepanjang Desember 2019.

Baca juga: Mari Elka Pangestu Ditunjuk Sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia

Selanjutnya bandingkan dengan BRILink milik Bank BRI, di mana hingga akhir Desember 2019 tercatat 422.160 orang telah menjadi Agen BRILink di seluruh Indonesia. Angka ini tumbuh dari posisi akhir Desember 2018 sebanyak 401.550. Artinya, per hari sebanyak 56 orang bergabung menjadi Agen BRILink.

“Pertumbuhan kinerja Agen BRILink yang kuat membuat fee based income yang dihasilkan tumbuh 75,7% year on year. Dari Rp 448,82 miliar di akhir tahun 2018 menjadi Rp 788,71 miliar di akhir 2019,” jelasnya.

Peran Agen BRILink di tengah masyarakat nyatanya tidak hanya menyediakan layanan transaksi perbankan semata. Agen BRILink juga memfasilitasi masyarakat yang ingin mendapatkan akses asuransi mikro milik BRI yang disebut AM-KKM (Asuransi Mikro – Kecelakaan, Kesehatan dan Meninggal Dunia).

Selain itu Agen BRILink berperan dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, berlaku sebagai agen penyalur Bantuan Sosial Non Tunai dan sarana pembayaran zakat untuk mendukung program Inklusi Zakat.

Keberadaan Agen BRILink nyata terasa manfaatnya terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Saat ini keberadaannya sudah merambah di 51.661 desa di seluruh penjuru negeri.

Adapun transaksi finansial yang sering dilakukan masyarakat di antaranya transfer (39%), setoran tunai (25%) dan tarik tunai (8%) serta pembayaran PLN (8%). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*