[widget id="text-5"]

Investasi di Jateng Tahun Ini Capai Rp222,26 Triliun

Ilustrasi | Foto: tribunnews.com

JoSS, SEMARANG – Realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2019 mencapai Rp222,26 triliun, dengan rincian Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp120,47 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp101,79 triliun.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menuturkan kinerja investasi di Jateng menunjukkan tren positif. Dari jumlah investasi tersebut, tersebar dalam 13.519 proyek dan menyerap sebanyak 578.612 tenaga kerja di Jawa Tengah.

“Kinerja investasi di Jateng tumbuh positif dengan pencapaian nilai sebesar Rp222,26 triliun,” kata Ganjar dalam konferensi pers akhir tahun di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jumat (28/12).

Dalam acara itu, Ganjar juga menyampaikan berbagai capaian dalam bidang infrastruktur, a, ekonomi dan lainnya.

Dari sisi infrastruktur, lanjut Ganjar berbagai proyek besar di Jawa Tengah menunjukkan progres signifikan.

Baca juga: RUU Perubahan Sistem Gaji Bulanan Menjadi Upah Per Jam Dibahas Awal 2020

“Di bidang infrastruktur perhubungan, setidaknya ada tiga bandara yang dikebut pembangunannya di tahun 2019, yakni Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga, Bandara Ngloram Cepu Blora dan Bandara Dewandaru Karimunjawa,” tuturnya.

Selain itu, Pemprov Jateng juga telah menambah satu koridor Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng, Semarang-Kendal sehingga melengkapi dua koridor yang sudah ada sebelumnya, yakni Semarang-Bawen dan Purwokerto-Purbalingga.

“Adapun untuk pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Jatidiri Semarang juga menunjukkan progress yang cukup signifikan di tahun 2019 ini. Beberapa pekerjaan seperti pembangunan GOR indor, lintasan sepatu roda, gym center dan lainnya sudah selesai 100%,” jelasnya, seperti dikutip dari laman jatengprov.go.id.

Di sektor pariwisata, sejumlah kegiatan dalam rangka peningkatan kunjungan wisatawan baik nasional maupun asing terus dilakukan. Hingga awal Desember 2019, tercatat kunjungan wisatawan asing ke Jawa Tengah sebesar 623.787 orang dan wisatawan nasional sebesar 49.546.219 orang.

Selain itu, sejumlah sektor lain seperti pertanian, UKM, koperasi, infrastruktur jalan, penanggulangan bencana dan lainnya juga menunjukkan capaian kinerja positif. Di beberapa sektor itu, program kerja dapat dilaksanakan sesuai target yang ditetapkan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]