JoSS, VATIKAN – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan terima kasih kepada Paus Fransiskus karena salah satu Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo, ditunjuk menjadi salah satu dari 13 kardinal di Vatikan.
Pernyataan itu diucapkan Lukman saat bertemu Paus Fransiskus di lapangan Santo Petrus Vatikan pada Rabu (2/10) dalam agenda audiensi umum. Sri Paus Fransiscus menggelar audiensi umum di lapangan Santo Petrus Vatikan, hadir ribuan umat Katolik dari berbagai negara.
“Bersalaman dengan Paus Fransiskus, Menag Lukman sempat berdialog singkat. Menag Lukman menyampaikan bahwa mewakili Pemerintah Indonesia, amat bersyukur dan berterima kasih ada salah satu putra terbaik Indonesia diberi kepercayaan sebagai Kardinal,” bunyi pernyataan Kementerian Agama RI melalui situs resminya pada Jumat (4/10).
Menag Lukman mendapat kehormatan bertemu langsung dengan Sri Paus Fransiskus di Vatikan. Kepada Sri Paus, Menag sampaikan bahwa Indonesia terus menggaungkan Moderasi Beragama bagi setiap umat beragama guna membangun peradaban dan toleransi beragaman di Indonesia.
Lukman juga turut mengapresiasi Piagam Persaudaraan Kemanusiaan yang diteken oleh Paus Fransiskus dan Grand Syaikh Al Azhar di Abu Dhabi beberapa waktu lalu. Ia menganggap piagam itu membahagiakan dan menentramkan umat beragama.
Baca juga: Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Tandatangani Deklarasi Persaudaraan
Paus Fransiskus mengumumkan 13 Kardinal baru di Vatikan pada 1 September lalu yang berasal dari berbagai negara di Amerika Utara, Amerika Tengah, Eropa, dan Asia. Secara spesifik, kardinal ini akan ditunjuk dari negara seperti Kuba, Kongo, Indonesia, dan Maroko.
Sebanyak 10 kardinal akan berusia di bawah 80 tahun. Para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun itu nantinya akan menjadi bagian dari pertemuan untuk menentukan sosok Paus berikutnya yang akan memimpin sekitar 1,2 miliar umat Katolik dunia.
Menag tiba di Roma Selasa (01/10) siang, jam 13.00 waktu Roma, setelah menempuh penerbangan selama 15 Jam dari Jakarta, transit di Abu Dhabi. Ada sejumlah agenda Menag selama beberapa hari di Vatikan.
Selain menghadiri audiensi umum dengan Sri Paus Fransiskus di lapangan Santo Petrus Roma, Menag juga melakukan napak tilas ke Asisi, bertemu dengan Presiden Pontifical Council for Interreligious Dialogue (PCID) atau Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Tahta Suci Vatikan, mengunjungi Museum Vatikan yang di dalamnya ada Indonesia Corner.
Menag juga dijadwalkan akan bertemu dengan Imam Besar dan Pengurus Masjid Raya Roma dan berdiskusi dengan masyarakat Indonesia di KBRI Roma. Terakhir, Menag akan menghadiri pelantikan Kardinal di Basilika Santo Petrus Vatikan. Salah satu yang akan dilantik adalah Prof. Dr. Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo sebagai Kardinal untuk Indonesia di Basilika Santo Petrus Vatikan pada 5 Oktober. (lna)

Leave a Reply