
JoSS, HONG KONG – Sempat dijadikan hotel ‘Cinta’ rumah tua milik aktor Bruce Lee di Hong Kong dihancurkan meski penggemar telah berupaya untuk melestarikannya. Rumah yang dikenal dengan Crane Nest itu bakal dijadikan pusat studi budaya Tiongkok.
Mengutip Asione, Sabtu (28/9) renovasi tempat tinggal Bruce Lee selama bertahun-tahun itu telah dilakukan sejak 24 September lalu. Jalan masuk ke properti tersebut telah ditutup dan hanya boleh dimasuki oleh pekerja.
Hal itu tentu saja membuat para penggemar kecewa. Mereka mengatakan bahwa tempat tinggal mantan superstar film laga itu telah menjadi debut terbang. Sebelumnya, penggemar telah melobi pemerintah Hong Kong untuk mengubah situs itu menjadi museum selama beberapa dekade.
Baca juga: Sudah Meninggal, King of Pop Michael Jackson Masih Hasilkan Keuntungan Triliunan
Sayangnya, upaya fans Bruce Lee tidak berhasil. Rumah aktor Kungfu legendaris tersebut sebenarnya sudah dibeli oleh Yu Pang-lin pada awal 1970-an dengan harga sekitar 1 juta Dolar Hong Kong atau setara Rp 1,8 miliar.
Yu Pang Lin sempat berencana menjualnya pada 2008 untuk penggalangan dana para korban gempa bumi Sichuan pada tahun itu. Tapi dia membatalkan ide itu ketika penggemar mendesaknya untuk melestarikan properti itu.
Sementara itu, Bruce Lee dikenal sebagai salah satu ikon budaya Hong Kong yang paling terkenal dan dipuja oleh masyarakat dunia. Sang master kungfu itu lahir di San Francisco, namun dibesarkan di Hong Kong.
Sebagai aktor dan ahli seni beladiri, Bruce Lee telah mempopulerkan film-film kungfu ke seluruh dunia. Sayangnya, ia harus meninggal dalam usia muda pada tahun 1973. Diketahui bahwa Bruce Lee meninggal setelah meminum obat penghilang rasa sakit bernama Equagesic.
Menurut hasil penelitian forensik, Bruce Lee ternyata hipersensitif terhadap obat tersebut. Akibatnya, Lee mengalami pembengkakan di dalam otak yang berujung pada koma dan kematiannya. (lna)

Leave a Reply