JoSS, JOGJA – Jumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang telah terakreditasi A hanya tujuh universitas. Jumlah tersebut kurang dari 10% dari total universitas swasta yang ada yang mencapai 103 PTS.
Plt Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah V Jogja Tunggul Priyono menyebutkan tujuh PTS tersebut meliputi Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Sanata Dharma (USD), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Universitas Atma Jaya, dan Akademi Akuntansi (AA YKPN)
Untuk itu, LL Dikti Wilayah V, terus mendorong PTS di DIY untuk meningkatkan mutu maupun akreditasi, baik itu akreditasi institusi maupun prodi yang dimiliki.
Salah satu bentuk dorongan langsung yang diberikan yaitu dengan menghadirkan layanan Anjungan Penjaminan Mutu (APM). Jajaran LL Dikti di APM, melayani konsultasi tentang penguatan mutu internal, membuat road map mengenai masa yang dibutuhkan untuk menempuh akreditasi.
“Jumlah PTS yang telah terakreditasi A hanya tujuh dari 103 PTS, jumlahnya masih sangat kecil. Untuk itu kami dorong terus. Semisal dari C ke B, syarat apa saja yang dibutuhkan,” jelas Tunggul.
Tunggul menjelaskan, meski tergolong minim akreditasi A, namun jika dibandingkan dengan daerah lain, kualitas PTS di DIY masih lebih unggul dan banyak peminat. “Peminat pada 2018 pada gelombang pertama sebanyak 264.566 orang,” kata dia,belum lama ini, seperti dikutip dari HarianJogja.
Baca juga: Dalam Waktu 4 Tahun 12 Perguruan Tinggi di Jogja Kukut
Terkait akreditasi institusi PTS yang lain, ia mengatakan ada 37 PTS terakreditasi B dan 12 PTS terakreditasi institusi C. Sisanya, PTS baru dan masih dalam tahap proses akreditasi.
Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Yoyong Arfiadi mengungkapkan walaupun sudah masuk dalam jajaran PTS terakreditasi A, UAJY terus berupaya mempertahankan akreditasi.
Caranya, penguatan kualitas dan sumber daya manusia (SDM). Misalnya terus mendorong agar dosen yang ada di UAJY menyelesaikan studi lanjut S3. Penelitian dan publikasi juga menjadi perhatian UAJY.
“Ranahnya ke output dan outcome. Saya kira harus disiapkan dengan seksama ,” kata Rektor.
Pimpinan salah satu PTS yang belum terakreditasi A, Suharto menjelaskan saat ini kampus sedang meningkatkan distribusi dana hibah internal bagi para dosen setempat.
Menurut Ketua Akademi Pariwisata Stipary itu, langkah yang diambil sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas dosen dan kampus, lewat perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya dari sisi pengajaran, riset dan pengabdian masyarakat. (lna)

Leave a Reply